EKSPOSKALTIM, Bontang - Demonstrasi kenaikan tarif dasar air berlangsung sejak jam 9 pagi tadi. Para pedemo perlahan terus memadati halaman kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Taman Kota Bontang, di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Baru yang merupakan titik awal aksi dimulai.
Dari pantauan Ekspos Kaltim, massa aksi yang rencananya akan diturunkan kurang lebih seribu orang, hingga kini masih belum terlihat sebanyak itu. Tampak, hanya puluhan mendekati ratusan demonstran yang berlalu lalang dari seberang jalan kantor PDAM dan tepat di depan kantor PDAM.
Beberapa di antaranya sudah menyuarakan aspirasi dengan membawa spanduk maupun poster bertuliskan tolak kenaikan tarif air. Diketahui, sampai jam 9 pagi tadi, aksi belum dimulai lantaran peserta aksi demo masih menunggu peserta lainnya.
Padahal, terlihat dari luar para pegawai PDAM sudah siap menyambut aksi demonstran. Dari informasi yang dihimpun, masih belum dimulainya aksi ini lantaran masih banyak peserta yang belum tiba di lokasi, yang diduga ada oknum yang merencanakan sehingga aksi bisa gagal.
Sementara aktivitas pelayanan PDAM, untuk sementara tidak berjalan mengingat sedang berlangsungnya demo. "Kami masih menunggu rekan-rekan yang lain," ujar Muhammad Muqrim Koordinator Aliansi Masyarakat Bontang Menggugat (AMBM) , Senin (8/5) pagi.
Muqrim menambahkan aksi damai ini diduga ada intimidasi dari oknum tertentu. Pasalnya, masyarakat yang ingin ikut terlibat dalam aksi ini mendapat kendala yakni dihadang masyarakat tidak diperbolehkan masuk di lokasi aksi.
"Teman-teman yang lain dihadang di depang simpang Jalan Bhayangkara dan kilometer 6. Tidak tahu alasannya apa yang jelas ini kami rasakan ada imtimidasi dari oknum tertentu,"pungkasnya.

