Penajam, EKSPOSKALTIM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengembangkan wisata alam susur Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru. Kawasan ini menjadi rumah alami bagi Bekantan, primata berhidung panjang khas Kalimantan, yang kini dilindungi.
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengatakan, pengembangan wisata ini berbasis pelestarian ekosistem endemik Kalimantan. “Pemerintah kabupaten berkomitmen mengembangkan wisata alam tanpa mengganggu habitat satwa liar,” ujarnya, Selasa (29/7).
Sungai Waru yang membelah kawasan hutan di Penajam Paser Utara dikenal sebagai salah satu habitat penting Bekantan. Pemkab menilai kawasan ini layak menjadi destinasi alternatif di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan daya tarik flora dan fauna khas Kalimantan.
“Suasana di sepanjang Sungai Waru Tua pasti jadi daya tarik tersendiri, sekaligus ruang edukasi tentang pelestarian lingkungan,” ucap Mudyat.
Ia menegaskan keseimbangan ekosistem menjadi prioritas utama dalam pengembangan pariwisata. Konsep yang diusung ialah wisata berkelanjutan yang tidak hanya mengejar kunjungan, tapi juga menjaga kekayaan hayati Benuo Taka.
Selain memperkenalkan keindahan alam, wisata ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan daerah (PAD) dan memberdayakan masyarakat sekitar. “Kami terus kembangkan potensi wisata alam, untuk ekonomi dan kelestarian lingkungan sekaligus,” tegasnya.

