EKSPOSKALTIM, Bontang -Unit Pelaksana Teknis (UPT), Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)Tanjung Limau Kota Bontang, merilis data penangkapan ikan selama 4 bulan terakhir di tahun 2016, dimana bulan April 2016 ini mengalami peningkatan produksi ikan dengan mampu menghasilkan 117.312 Kilogram dalam sebulan.
Kepala UPT PPI Tanjung limau Robysai Manasa Melissa, melalui Tata Usaha TU UPT PPI Kota Bontang Sufyan mengatakan, pada bulan Januari 2016 jumlah produksi ikan mencapai 54.345 Kg, tetapi dibulan Februari produksi ikan mengalami penurun yang hanya mampu menghasilkan 45.942 Kg, dan kembali meningkat pada bulan Maret hingga 63.772 Kg, dan mencapai angka terbaik pada bulan April.
“Memang dalam produksi ikan kita pada bulan April mencapai angka terbaiknya, semoga saja bisa terus meningkat dibulan berikutnya. Hal ini juga dinilai karena saat masuk dalam bulan yang dalam dunia perairan memasuki produktifitas yang tinggi,” kata Sufyan saat di temui di kantornya, Jl. MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (19/5/2016).
Produktifitas meningkat ini, lanjut sufyan menambahkan, juga pengaruh dari para nelayan yang mampu meningkatkan hasil tangkapan mereka. Untuk nelayan sendiri memiliki tiga badan kapal induk yaitu, Kapal Dogol, Kapal Belat, dan Kapal Pursein, yang berisi 8 hingga 12 nelayan setiap kelompoknya.
“Dari tiga badan kapal tadi, biasa kepal Dogol menyetor hasil tangkapannya pada pagi hari sekitar pukul 6, sedangkan Kapal Belat yang nelayanannya sebagian besar warga Tanjung Limau biasa menyetor pada siang hari, dan kapal Pusein biasa menyetor pada malam hari. Menurut data yang kami catat produksi ikan terbanyak biasa dari kapal yang bermuara pada malam hari hingga pagi,” tutupnya.

