EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Komisi II DPRD Bontang menekankan ke Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang agar lebih gencar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan jajaran Komisi II saat menggelar rapat kerja dengan pihak Dispopar, di ruang rapat kantor Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (15/10/2019) kemarin. Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam yang memimpin rapat dan didampingi oleh 2 anggotanya, Suharno dan Sumaryono meminta Dispopar menggali PAD dari sektor pariwisata. Mengingat, tempat-tempat wisata Bontang sudah mulai terbangun dan terpelihara dengan baik.
“Seperti Pulau Beras Basah dan taman mangrove yang terus dilakukan pengembangan dan perbaikan. Seharusnya berdampak pada PAD Bontang, baik dari retribusi maupun lahan parkir,” kata Rustam.
Menanggapi hal itu, Kabid Pariwisata Dispopar Bontang Ramli Mansurina juga menyayangkan apabila selama ini tidak ada pemasukan dari wisata yang telah dikembangkan oleh pemerintah. Namun, pihaknya terkendala dengan tidak adanya payung hukum. Oleh karena itu, Ramli berharap DPRD bisa membantu dalam menyelesaikan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) terkait Rancangan Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).
“Sebelumnya pernah kami usulkan, namun tidak ada penyelesaian. Semoga Komisi II pada periode ini ini bisa membantu mewujudkan Raperda tersebut,” harap Ramli. (adv)

