EKSPOSKALTIM,Bone - Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengalami perkembangan yang signifikan.
Bagaimana tidak, kini tercatat 4 orang warga Bone dinyatakan positif terjangkit virus asal Wuhan, China itu.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bone selalu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC-19) Bone, dalam konferensi pers di kantor Bupati, Kamis (30/4/2020).
Disebutkan, kasus pertama positif corona di Kabupaten Bone terjadi pada Jumat 24 April 2020 lalu.
Pasien 01 ini merupakan warga Desa Lamuru, Kecamatan Tellu Siattinge yang juga santri Pesantren Al Fatah Temboro, Magetang, Jawa Timur.
Ia langsung menjalani isolasi di Makassar lantaran tertahan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saat baru pulang dari Jawa.
“Ia ditahan setelah petugas bandara menyatakan hasil rapid test-nya positif,” kata Bupati.
Sementara, ketiga warga lainnya yang positif Covid-19 juga merupakan santri pesantren Al Fatah Temboro.
Dua di antaranya juga merupakan warga Desa Lamuru Kecamatan Tellu Siattinge, dan satu warga Desa Waji Kecamatan Tellu Siattinge.
Mereka satu rombongan dengan pasien 01 ini. Namun lolos di bandara lantaran hasil rapid tesnya negatif.
Meski begitu, ketiganya sempat menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun setelah melalui uji Swab, mereka dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Ketiga pasien yang suspect tersebut saat ini diisolasi dan dirawat di RSUD Tenriawaru Watampone. Kondisi ketiganya terpantau sehat secara fisik.
“Sementara itu, keluarga kontak pasien diupayakan diisolasi di Rumah Singgah,” ujarnya.

