EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang kembali salurkan bantuan sembako kepada 393 guru swasta di Kota Bontang, berlangsung di Pendopo Wali Kota Bontang pada Kamis (9/7/2020) pagi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Ahmad Suharto, dalam sambutannya mengajak seluruh tenaga pendidik untuk tidak berhenti berinovasi guna tetap memaksimalkan proses belajar mengajar, meski metode learning from home (belajar dari rumah) masih diterapkan.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu keseharian teman-teman guru swasta,” ujarnya.
Baca juga: Salurkan BLT dan BPNT Tahap Tiga, Kelurahan Api-Api Akui Jumlah Penerima Berkurang
Ketua Persatuan Guru Swasta (PGS) Bontang, Baidlowi, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kota Bontang khususnya Disdikbud yang dinilai selalu memberi perhatian lebih pada guru swasta di Kota Bontang.
Kata dia, saat ini terdata ada sekitar 1.100 orang guru swasta. Mereka terdiri dari guru TK, SD, dan SLTA. Keseluruhan merupakan yang terdata terdampak Covid-19. Dari 1.100 orang guru swasta tersebut dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu muslim dan non muslim.
“Mereka masing-masing mendapatkan bantuan paket sembako, jika guru muslim yang terdata ada sekitar 900 orang mendapatkan bantuan yang disalurkan oleh Baznas, maka yang non muslim sekitar 200 orang merupakan bantuan yang berasal dari kesra donasi PNS,” terangnya.
Baca juga: Permudah Administrasi, Bontang Selatan Siap Luncurkan Program Cangkul
Sementara, Ketua Baznas Bontang Kuba Ziga, menjelaskan penyaluran bantuan kepada guru swasta kali ini merupakan pelaksanaan hari kedua dengan total 393 paket sembako. Di mana sehari sebelumnya Baznas telah membagikan 500 paket sembako.
“Bantuan yang diberikan senilai Rp.300.000 dalam sembako. Dengan total 900 paket untuk guru swasta muslim yang telah terdaftar sesuai dengan yang mengajukan saja,” jelasnya. (adv)

