EKSPOSKALTIM, Bontang – Pelatih Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Bontang, Hermadi, mengakui fasilitas penunjang olahraga tinju di Bontang sangat minim. Kendati pihaknya sudah mengajukan tempat kepada KONI, namun hingga kini pihaknya belum juga mendapat respon positif dari komite olahraga tersebut.
Hal ini tentu sangat disayangkan. Pasalnya kata dia, cabang olahraga tinju telah mampu melahirkan atlit-atlit berprestasi, dan mengharumkan nama Kota Bontang ditingkat regional maupun Nasional.
“Kami ingin sekali punya tempat yang memadai seperti cabang olahraga (Cabor) voli, tenis meja dan cabor lainnya. Saya sudah pernah mengajukan tempat kepada Koni untuk di bikinkan tempat latihan, lokasinya di Stadion Bessai Berinta Lang-lang,” kata Herwadi saat di hubungi melalui via telpon, Selasa (19/7/16) pagi tadi.
Bahkan kata dia, pihaknya juga sudah mengajukan perincian tempat latihan seperti ring tinju tersebut ke pihak Koni. Namun pihak koni mengatakan, masih terkendala belum adanya lahan.
Karena belum ada tempat latihan yang memadai, sehingga atlit Pertina Bontang selama ini berlatih dengan fasilitas seadanya, disamping rumah pelatih Hermadi di Jalan Kalimantan KCY Blok H 1.
“Tempat latihan tinju saya bangun dengan biaya sendiri. Susahnya lagi pas latihan terus hujan, maka latihan tidak bisa di lanjutkan. Kami ingin sekali mempunyai tempat tinju seperti di Samarinda dan Tenggarong. Tempat latihan yang tertutup, alat latihan lengkap, dan samsak yang tergantung rapi untuk latihan,” cetusnya.
Hermadi berharap, Pemerintah Kota Bontang lebih memperhatikan para atlit tinju di Kota Bontang, khususnya atlit binaannya.“Kami berharap kepada Pemerintah Bontang dan Koni, supaya lebih memperhatikan kami, agar kami tetap semangat dan berprestasi," tutupnya.

