Balikpapan, EKSPOSKALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelontorkan dana hibah Rp77,45 miliar untuk tujuh organisasi olahraga dan Pramuka. Bantuan ini disebut sebagai investasi sosial bagi generasi muda.
“Olahraga dan pramuka bukan hanya aktivitas, tapi juga pembentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan. Hibah ini amanah yang harus digunakan akuntabel, transparan, dan tepat sasaran,” kata Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud usai menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Balikpapan, dikutip Jumat (8/8).
Rudy berharap dukungan ini menekan peredaran narkotika di kalangan pemuda sekaligus melahirkan atlet dan kader Pramuka berprestasi. Ia menargetkan Kaltim bisa masuk tiga besar nasional, termasuk di PON 2028.
“Kalau banyak dana tapi tidak ada prestasi, berarti ada yang salah. Regional harus juara, nasional bersaing di tiga besar,” tegasnya.
Ia juga mendorong penerima hibah aktif mengikuti ajang nasional dan internasional, mengingat Kaltim adalah provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, hibah ini bagian dari persiapan Kaltim sebagai etalase Indonesia dan menuju Generasi Emas 2045.
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, mengapresiasi dukungan gubernur yang mempercepat proses NPHD. “Kami pastikan pengelolaan hibah sesuai mekanisme dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Tujuh penerima hibah itu adalah:
Kwarda Pramuka Kaltim Rp13,5 miliar
KONI Kaltim Rp45,5 miliar
NPCI Kaltim Rp5 miliar
Bapor Korpri Kaltim Rp4,25 miliar
Kormi Kaltim Rp8,5 miliar
PBI Kaltim Rp500 juta
POBSI Samarinda Rp200 juta

