EKSPOSKALTIM, Bontang - Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn menghimbau jajarannya serta dinas terkait Pemerintah Kota Bontang untuk mengantisipasi serta mencegah terjadinya penyelundupan dan tersebar luasnya produk yang tak memiliki ijin (ilegal).
Hal itu disampaikan Kapolres Bontang saat menggelar video conference bersama Kapolri serta Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, dan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea Cukai, seperti yang diceritakan Kasubag Humas Iptu Suyono kepada Eksposkaltim, Senin (8/8) sore tadi.
“Kapolres Bontang meminta kepada Dinas terkait Pemkot Bontang untuk bersinergi dalam membantu perekonomian negara, berupa melakukan pencegahan dan pemberantasan produk ilegal yang tak memiliki ijin,” kata Suyono saat berkunjung di Kantor Redaksi Ekspos Kaltim. Com.
Suyono menambahkan, dalam video conference yang berlangsung di Mapolres Bontang pagi tadi (8/8) dihadiri perwakilan instansi Pemkot Bontang diantaranya Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Pencegahan adanya barang-barang ilegal dan permainan harga oleh pemasok barang perlu dilakukan. Pasalnya, jika hal ini dibiarkan, tentu akan merusak perekonomian suatu bangsa dan warga itu sendiri.
“Guna melakukan pencegahan dan pemberantasan terkait persoalan ini, kami berharap pemerintah terkait ikut membantu. Supaya, pelaksanaan kegiatan untuk menciptakan perekonomian bangsa dan bontang pada khususnya, tetap berjalan sesuai harapan,” tandasnya.(*)

