BONTANG, EKSPOSKALTIM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang telah mengumumkan para juara karnaval dan pawai budaya dalam ajang Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya Tahun 2025.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi, mencurahkan segala usaha dan kreativitas terbaiknya dalam ajang tahunan tersebut. “Antusiasme seluruh peserta, baik dari instansi, sekolah, maupun komunitas patut diapresiasi,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Baginya, kegiatan ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus sarana meningkatkan kreativitas masyarakat Bontang.
Pemenang kategori karnaval pada posisi pertama diraih oleh PT Badak NGL dengan total nilai 983 poin, lalu Sekretariat DPRD Kota Bontang di posisi kedua dengan 980 poin, dan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di posisi ketiga dengan 963 poin.
Sementara itu, untuk kategori harapan, posisi pertama diraih oleh SMP Negeri 3 Bontang, disusul Kelurahan Loktuan sebagai Harapan II, dan SMP Negeri 1 Bontang sebagai Harapan III.
Lebih lanjut, 10 peserta favorit Pawai Budaya Kota Bontang Tahun 2025, yakni:
1. IKAWANGI Bontang
2. Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia berkolaborasi dengan ARMADA (Arek Pemuda Madura)
3. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang
4. DPMPTSP berkolaborasi dengan Paguyuban Sameton Bali
5. Sekretariat DPRD Kota Bontang
6. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan
7. Kerukunan Masyarakat Adonara Kota Bontang
8. Ikatan Keluarga Bima-Dompu (IKABIDO)
9. PAWARGO berkolaborasi dengan Kelurahan Satimpo
10. Kecamatan Bontang Selatan dan Paguyuban Wargi Sunda Bontang
“Selamat kepada para pemenang, bagi yang belum juara kami sampaikan terima kasih telah memeriahkan festival budaya ini,” katanya.
Safa Muha berharap kegiatan ini terus menjadi ajang pemersatu masyarakat lintas budaya serta meningkatkan semangat gotong royong dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
“Semoga tahun depan lebih baik lagi, karena ini bukan hanya sekedar pagelaran karnaval atau lomba, tapi bentuk cinta kita pada budaya,” tutupnya.

