DPR bahkan menawarkan bantuan kepada Bahlil untuk menunjukkan lokasi-lokasi tambang ilegal yang selama ini diketahui para anggota dewan.
EKSPOSKALTIM, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meluapkan kekesalannya di hadapan anggota DPR. Dalam rapat Komisi XII DPR, Selasa (11/11/2025), Bahlil menegur keras Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae, yang dinilai tak menunjukkan tindakan nyata terhadap maraknya tambang ilegal.
“Pak Dirjen Gakkum mana? Komisi XII ini lagi uji nyali Bapak. Bapak jaksa atau bukan? Kalau nyali tidak ada, segera pertimbangkan. Saya enggak main-main, ini barang enggak ada urusannya sama kita,” semprot Bahlil sambil menunjuk bawahannya, dikutip dari youtube, TV Parlemen.
Ledakan emosi Bahlil itu muncul setelah anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rohid, menyoroti kinerja Dirjen Gakkum yang disebut nihil penindakan terhadap tambang ilegal di seluruh Indonesia.
“Sampai hari ini kami belum melihat pergerakan atau gebrakan dari Dirjen Gakkum. Padahal tambang ilegal ada di mana-mana. Kami minta turun langsung ke lapangan,” ujar Rohid.
Rohid bahkan menawarkan bantuan kepada Bahlil untuk menunjukkan lokasi-lokasi tambang ilegal yang selama ini diketahui para anggota dewan.
“Biar enggak dibilang omon-omon, Pak Menteri. Kami siap dampingi, karena kami tahu di mana tambang-tambang ilegal itu,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan agar pembentukan Direktorat Gakkum tidak sekadar seremonial tanpa hasil. “Jangan sampai Direktorat ini dianggap cuma formalitas, dibentuk tapi enggak ada gunanya,” tegasnya.
Rapat yang awalnya berjalan formal itu pun berubah panas. Teguran terbuka Bahlil dianggap sebagai peringatan keras terhadap jajarannya agar tak hanya bersembunyi di balik meja birokrasi, sementara tambang ilegal terus marak di daerah.

