PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Menag: Idulfitri Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Ujian Empati Sosial

Home Berita Menag: Idulfitri Bukan Se ...

Usai sebulan berpuasa, Idulfitri tidak berhenti pada kemenangan spiritual. Melainkan diuji pada sejauh mana empati dan kepedulian tetap hidup setelah Ramadan berlalu.


Menag: Idulfitri Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Ujian Empati Sosial
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara daring di Jakarta Pusat pada Sabtu (21/3/2026) mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial.Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial, bukan sekadar perayaan usai berpuasa.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya ritual menahan lapar dan dahaga, tetapi proses membentuk kepekaan terhadap sesama.

“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,” kata Nasaruddin Umar dalam pernyataan tertulis, Minggu (22/3).

Ia menilai gema takbir yang berkumandang saat Idulfitri bukan hanya penanda berakhirnya Ramadan, tetapi juga simbol kemenangan spiritual. Yakni kemampuan menjaga nilai-nilai yang telah dilatih selama sebulan penuh.

https://eksposkaltim.com/berita/quraish-shihab-kekuasaan-bersumber-dari-tuhan-16483.html

“Kemenangan sejati bukanlah sekadar kembalinya kita pada rutinitas, tetapi keberhasilan menjaga nyala api kesalehan,” ujarnya.

Menag juga mengingatkan bahwa Idulfitri adalah momentum untuk terus menyemai kebaikan. Keberkahan, menurutnya, hanya hadir pada hati yang terbuka dan pada mereka yang aktif memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Karena itu, ia mengajak umat Islam tidak membiarkan semangat Ramadan berhenti di hari kemenangan. Nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian, kata dia, harus tetap dijaga dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kerukunan bagi bangsa Indonesia,” ujar Nasaruddin.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :