EKSPOSKALTIM, Bontang – Dalam suatu usaha, sudah menjadi hal lumrah seorang pengusaha mengalami pasang surut penghasilan. Namun tidak terlepas dari itu, kegigihan serta komitmen harus senantiasa dijaga dalam diri untuk tetap melanjutkan usaha tersebut.
Motivasi seperti itulah yang membuat Muhammad Su’ut terus bertahan dalam menjalankan usaha jual beli barang bekas, hingga ia sukes di bidang tersebut.
Usaha jual beli barang bekas telah dilakoni Su’ut sejak tujuh tahun silam. Mulai merintis dari nol hingga akhirnya berkembang, dan mampu membiayai kebutuhan keluarga.
Diakui Su’ut, ia sempat diremehkan bahkan mendapat cibiran saat pertama kali merintis usaha ini. Namun dengan kegigihan dan kerja kerasnya, Su’ut kini bisa dikenal sebagai orang sukses di bidang jual beli barang bekas.
“Ya, mungkin orang melihat dari segi bentuk usahanya. Ah usaha apa sih ini, tidak meyakinkan. Tapi intinya usaha itu harus sabar dalam menjalankannya,” kata Su’ut di tempat usahanya, jalan Imam Bonjol, Bontang Utara, Sabtu (20/8).
Dalam menjalankan usaha ini, ia tidak mematok harga penjualan yang melonjak drastis dari harga yang ia beli. Dalam kata lain, dari harga yang dibeli tidak jauh beda dengan harga yang ditawarkannya kembali kepada sang pembeli barang bekas tersebut.
“Usaha saya itu mulai berkembang setelah saya berjalan selama 3 tahun. Dulu penampungan juga masih kecil, setelah mulai berkembang baru saya bangun yang agak besar seperti sekarang,” ujarnya.
Awal mula menjalankan usaha ini, Su’ut rela mengelilingi semua wilayah Kota Bontang hanya untuk mencari warga yang ingin menjual barang bekas.
Namun sekarang tidak lagi, karena warga sudah langsung ketempat Su’ut jika hendak menjual barang bekas. Dari hasil usaha ini, Su’ut mampu menyekolahkan semua anak-anaknya dan memenuhi segala kebutuhan keluarganya.
“Tap sekarang tidak seramai dulu. Kalau dulu saya bisa menghasilkan Rp 3 juta perhari, namun sekarang tidak sampai Rp2 juta perhari. Pemasukan turun sampai 50 persen. Tapi namanya usaha, kita terima aja dan syukur,” tutupnya.

