PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Keluarga Kehilangan Kontak Sejak Kamis, Nelayan Bontang Belum Ditemukan

Home Berita Keluarga Kehilangan Konta ...

Keluarga mulai cemas setelah Jainudin tak kunjung pulang dari melaut. Perahu korban ditemukan, tetapi sang nelayan belum diketahui keberadaannya.


Keluarga Kehilangan Kontak Sejak Kamis, Nelayan Bontang Belum Ditemukan
Tangkapan layar video penemuan perahu seorang nelayan Bontang Kuala yang hilang. Foto: Dok.BPBD

EKSPOSKALTIM, Bontang – Seorang nelayan asal Bontang Kuala, Jainudin (30) yang dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari ikan sejak Kamis (13/8) sore.  Hingga Jumat malam (14/8/2026), keberadaannya belum diketahui.

Kabar hilangnya Jainudin mulai dilaporkan pihak keluarga, setelah korban tak kunjung pulang hingga siang hari.

Sang anak, Muhammad Ramadan, kemudian berinisiatif mendatangi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang untuk meminta bantuan pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan laporan diterima pada Jumat siang. Menurutnya, Jainudin diketahui berangkat melaut seorang diri pada Kamis sore.

“Baru siang tadi dilaporkan. Berangkat mancing kemarin sore. Biasanya pagi sudah pulang, tapi sampai siang tadi belum ada,” ujarnya.

Tim BPBD kemudian melakukan pencarian di wilayah perairan Bontang. Namun, pada pencarian hari pertama, petugas belum menemukan keberadaan korban.

Petugas hanya menemukan perahu milik Jainudin, beserta jaring yang digunakannya untuk mencari ikan. Sementara korban tidak berada di sekitar perahu tersebut.

Karena hari mulai gelap dan jarak pandang di laut semakin terbatas, tim BPBD memutuskan menghentikan pencarian sementara.

"Insyaallah, operasi pencarian dan penyisiran akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (15/8) esok," ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Ramadan mengatakan keluarganya kehilangan kontak dengan Jainudin sejak Kamis sekitar pukul 15.00 Wita.

“Sejak sore kemarin jam 3 sampai sekarang belum ada kabar,” ungkapnya.

Ia bersama pihak lain juga sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir kawasan laut.

Hasil dari pencarian tersebut, mereka menemukan perahu milik korban, serta jaring yang sebagian dalam kondisi terhambur.

“Jaringnya ada sebagian terhambur, terus mesinnya hilang,” katanya.

Ramadan menyebut ayahnya biasa melaut seorang diri menggunakan metode menjaring atau pukat untuk menangkap ikan.

“Dia menjaring atau pukad ikan sendirian,” tandasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :