EKSPOSKALTIM, Bontang – Minimnya penerangan Pelataran Bontang Kuala, Pemerintah Kota Bontang menyiapkan rencana penambahan fasilitas dengan membangun lampu baru.
Fasilitas tersebut diusulkan masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi, mengatakan kebutuhan penerangan merupakan fasilitas penting, lantaran sebagian pelataran masih gelap saat sore beranjak malam.
Menurutnya, beberapa lampu yang saat ini telah terpasang belum cukup untuk menerangi seluruh kawasan, terutama pada bagian-bagian tertentu yang masih minim pencahayaan.
"Salah satu lokasi yang menjadi perhatian itu akses menuju dermaga," ujarnya, Jum'at (21/8).
Area sepanjang jembatan dermaga disebut masih membutuhkan tambahan lampu agar tidak terlalu gelap saat malam.
Minimnya pencahayaan, turut menjadi keluhan dari masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.
"Mungkin diperlukan anggaran sekitar Rp300 juta untuk penambahan fasilitas penerangan itu," katanya.
Ia menyebutkan Dispopar telah mengajukan penambahan sekitar 10 hingga 12 titik lampu kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Penambahan fasilitas tersebut, tidak hanya ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Penerangan yang memadai juga diharapkan dapat memperkuat keamanan jejeran kios serta fasilitas publik lainnya.
"Ditambah keberadaan CCTV, kami gunakan untuk memonitor kondisi pelataran, sekaligus membantu pengawasan terhadap kios-kios penjual," tandasnya.



