EKSPOSKALTIM, Bontang – PT Tirtadea sebagai kontraktor pelaksana pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kelurahan Guntung, berusaha mengebut pekerjaan pembangunan rusunawa tersebut agar selesai sebelum tenggat waktu yang ditentukan, yakni pada tanggal 30 Desember 2016 mendatang.
Enginering kontraktor dari PT Tirtadea, Reza, mengatakan kekurangan 5 persen dari progres pembangunan akan ditutupi dengan mempekerjakan karyawan dengan 2 shift, pada malam dan pagi hari.
“Ini sih juga masih direncanakan, sambil mencari tambahan tenaga kerja lainnya. Saat ini kami mempekerjakan 70 orang dan akan mencari tenaga kerja lagi 50 orang. Kira-kira nanti kami membutuhkan hingga 120 tenaga,” ujar reza saat dihubungi melalui via telpon, Sabtu (4/9).
Tambahan tenaga 50 orang nantinya akan dipekerjakan khusus pada shift malam. Shift akan dibagi menjadi 2 antara jam 08.00 pagi hingga 18.00 Wita, dan malam dari jam 19.00 Wita hingga 06.00 pagi.
“Perlu diketahui, meskipun ini dana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) kami tetap memberdayakan tenaga lokal, dan hanya satu tenaga dari Jakarta yakni khusus pada ahli precast beton atau beton pracetak. Dan karyawan tambahan nantipun akan mencari tenaga lokal,” ungkapnya.
Reza pun berharap dengan diberlakukan 2 shift ini nantinya proyek pembangunan rusunawa yang terletak di jalan Tari Enggan, Rukun Tetangga (RT) 6 Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara ini akan selesai dengan tepat waktu, tanpa ada kendala apapun.
“Seperti pesan Komisi III DPRD Kota Bontang kepada kami pada Inspeksi Mendadak (Sidak) kemarin agar pekerjaan tidak melenceng dari kontrak yang ada, dan pekerjaan bisa selesai sampai tenggat waktu yang ditentukan,” cetusnya.

