EKSPOSKALTIM, Samarinda- Harga Tandan Buah Segar (TBS) hasil perkebunan kelapa sawit Kalimantan Timur (Kaltim) pada Agustus ini, kembali mengalami penurunan. Disebutkan Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Etnawati, dalam dua bulan terakhir ini harga TBS kelapa sawit terus turun.
“Harga TBS umur 10 tahun ke atas menjadi Rp1.626,45 per kilogram (kg) dari Juli lalu sebesar Rp1.679,98. Harga TBS periode Juni dan Juli turun. Agustus kembali turun menjadi Rp1.626,45 per kg,” kata Etnawati didampingi Kepala Bidang Usaha HM Yusuf di Samarinda, Senin (1/9/2016).
Dia menilai penurunan harga merupakan hal yang lumrah dalam perdagangan sehingga petani sawit tidak perlu merisaukan hal ini. Apalagi lanjutnya, sejak Januari hingga Mei lalu harga TBS sawit di Kaltim selalu naik, sedangkan perkembangan dalam dua bulan ini penurunannya hanya dalam kisaran Rp50 perkilogram.
“Sawit umur tiga tahun ditetapkan seharga Rp1.426, 01 pada Agustus atau menurun dari bulan sebelumnya yang seharga Rp1.472,95 perkilogram.Umur empat tahun turun tipis menjadi Rp1.454,94 perkilogram dari harga Rp1.502,98 perkilogram, umur lima tahun ditetapkan Rp1.487,53 perkilogram dan umur enam tahun Rp1.525,82 perkilogram,” ujarnya.
Kemudian TBS sawit umur tujuh tahun Rp1.540,55 per kg dan umur delapan tahun Rp1.577,32 perkilogram. Kemudian TBS umur sembilan tahun Rp1.612,96 perkilogram dan umur 10 tahun hingga 25 tahun Rp1.626,45 perkilogram.
Sementara harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp7.634,40 perkilogram.
“Untuk harga kernel atau minyak inti sawit tertimbang diputuskan sebesar Rp6.164,77 per kg, “ ujarnya.
Dia menambahkan setiap bulan pihaknya bersama perwakilan petani dan pengusaha sawit selalu menetapkan harga baru untuk acuan penjualan supaya tidak ada tengkulak atau perusahaan yang mempermainkan harga. (yans/sul/es/humasprov)

