EKSPOSKALTIM, Bontang – Sebanyak 20 persen wilayah Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara terendam banjir akibat luapan air sungai di kota Bontang, pasca diguyur air hujan selama 6 jam, Selasa (13/9).
Sedikitnya 300 rumah yang terletak disejumlah titik diantaranya RT 21, RT 20, RT 26, RT 27 RT 28, dan RT 29 harus digenangi air setinggi lutut orang dewasa.
Sudarmin (27), salah seorang warga RT 21 yang rumah tergenangi air mengatakan banjir telah menggenangi rumahnya di saat hujan mulai menguyur.
"Memang diwilayah sini langganan banjir, kalau hujannya lama pasti banjir. Saya juga kaget, cepat sekali naik airnya. Mungkin karena beberapa hari lalu sudah turun hujan, di tambah hari ini kembali hujan. Jadi hujan sebentar saja airnya langsung naik," jelasnya
Disebutkannya, banjir ini disebabkan luapan air sungai yang melintas di wilayah Kelurahan Api-Api. Hanya saja, tingkat debit air kali ini dinilai lebih banyak dari biasanya.
"Banjir saat ini lebih parah mas, ini aja rumah saya terendam hingga setinggi lutut kaki. Biasanya sih, hanya sebatas mata kaki saja. Jika terus turun hujan maka air akan lebih meningkat lagi," paparnya.

