EKSPOSKALTIM, Bontang - Seperti yang kita ketahui, batu akik pada dasarnya merupakan batu yang terpendam atau tak pernah digali sejak ratusan maupun ribuan tahun yang lalu.
Meski sempat booming beberapa waktu lalu, namun saat ini peminat batu akik hanya dari kalangan tertentu saja. Pecinta batu akik yang tetap eksis hingga kini ialah mereka yang menggemari batu akik jauh sebelum batu akik ini booming.
Salah satu pecinta dan pengrajin batu akik yang tetap eksis di Kota Bontang adalah Jajang, pria asal Kota Garut Provinsi Jawa Barat (Jabar). Jajang telah berkecimpung di dunia batu akik sejak tahun 2005 silam, kecintaannya terhadap batu akik sudah ditanamkan keluarganya sejak ia masih kanak - kanak.
“Kalau batu akik ini ibaratnya sudah menjadi darah daging di keluarga saya, karena dari kakek saya, bapak saya semua penggemar batu, bahkan sampai jadi penjual batu akik di Kota Garut." katanya saat ditemui berjualan di jalan KS Tubun, Bontang Utara, Senin (20/9) siang.
Selain hobi, kecintaan ia terhadap batu akik ini dikarenakan keindahan yang dimiliki dari batu itu sendiri. Baik itu dari jenisnya, corak dan dari bentuk masing - masing batu yang memiliki khas tersendiri.
"Kalau kita lihat saat ini ada banyak jenis batu. Kalau dulu hanya beberapa jenis saja, itu dikarenakan hanya digunakan oleh kalangan atas saja. Tapi sekarang sudah banyak batu akik bermunculan, baik dari jenis maupun bentuknya," tukasnya.
Melihat lemahnya peminat batu akik sekarang ini, dia pun berharap adanya kontes agar keberadaan batu akik ini kembali ramai seperti saat booming bebepara waktu lalu.
“Kalau saya sendiri sangat mengharapkan bisa diadakan kontes batu kembali untuk meramaikan batu akik. Karena dari kontes bisa menarik kembali pengrajin batu akik dan pecinta batu akik, baik dari Bontang sendiri maupun dari luar kota,” harapnya.

