EKSPOSKALTIM, Bontang - Curah Hujan kembali menjadi faktor utama kenaikan sejumlah harga sembako di Pasar Rawa Indah, Jalan Ks Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.
Musim hujan mengakibatkan petani banyak gagal panen, dan transportasi ke kebun pun menjadi sangat sulit dikarenakan medan yang licin. Olehnya, harga cabe dan sayuran pun melambung tinggi.
"Dari harga cabe yang sebelumnya hanya Rp.25 ribu perkilo, kini mencapai Rp.30 ribu perkilonya. Demikian juga dengan harga sayuran yang mengalami kenaikan 2 kali lipat dari harga sebelumnya," ungkap Ahmad Ramadhan, salah satu pedagang di Pasar Rawa Indah, Senin (17/10) pagi.
Kendati demikian, adapula pula harga komoditi yang tidak terpengaruh dengan musim hujan ini, seperti halnya bawang merah. Justru sekarang ini, harga bawang merah ini turun menjadi Rp.28 ribu dari sebelumnya Rp.30 ribu perkilo. Penurunan ini sudah berlangsung sejak 7 hari yang lalu.
Dijelaskan Ahmad, penurunan harga bawang merah tersebut disebabkan karena stok bawang merah saat ini sangat banyak di pasaran.
"Naik turunnya harga di pasaran itu tergantung dari stoknya, kalau stoknya banyak otomatis harganya pasti turun, kalau stoknya sedikit yah otomatis juga pasti harganya naik," tandasnya.

