EKSPOSKALTIM, Mahulu - Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memproyeksikan batu kelelawar yang berada di sungai alam arum jeram batu majang, sebagai salah satu destinasi wisata alam Kabupaten Mahulu.
Kepala Dishubpar Mahulu, Alfred, menjelaskan keinginan menjadikan batu kelelawar sebagai tempat wisata bukan tanpa alasan, karena menurutnya batu tersebut berpotensi dan menarik untuk dijadikan destinasi wisata.
"Batu kelelawar itu menyerupai bentuk kelelawar, dan menurut pandangan saya batu ini memiliki daya tarik tersendiri untuk para wisatawan," ujar Alfred saat ditemui dikantornya belum lama ini, Rabu (26/10) siang.
Diimbuhkannya, batu kelelawar ini bukan sembarang batu, karena batu tersebut merupakan batu antik yang sangat dicari-cari oleh kebanyakan orang.
"Batu itu sangat langka, dan sangat kita jaga, takutnya ada melakukan pencurian terhadap batu itu. Pengalaman sebelumnya, ada namanya batu sapi di batu majang sana hilang diambil orang, mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi agar orang-orang penasaran apa sih itu batu kelelawar," tukasnya.
Kedepan ia berharap adanya batu kelelawar itu dapat menjadi penarik bagi para wisatawan. Olehnya, perlu adanya penjagaan dan pengamanan ekstra terhadap batu kelelawar tersebut.
"Kalau kita kembangkan lagi, orang-orang kalau sudah kesana pasti akan kesana lagi dengan melihat keindahan batu kelelawar ini," tutupnya. (Adv)

