EKSPOSKALTIM, Bontang - Direktur Umum PDAM Tirta Taman Kota Bontang, Suramin membenarkan rumor terkait adanya rencana kenaikan tarif dasar air PDAM, yang mulai santer diperbincangkan di kalangan masyarakat Kota Bontang.
Suramin berharap rencana ini mampu dipahami oleh masyarakat, sebab hal ini tak lain untuk mewujudkan dan meningkatkan mutu pelayanan kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) sehingga kebutuhan dasar bersama ini dapat berkelanjutan .
“Salah satu yang menjadi alasan kami untuk menaikkan tarif air PDAM yakni untuk beberapa poin tahap pemeliharaan. Sehingga dengan begitu, mutu pelayanan mendapat kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) yang nantinya dinikmati oleh masyarakat itu sendiri,” kata Suramin, Rabu (4/1) siang tadi.
Disebutkan Suramin, kenaikan tarif itu sendiri sebesar seratus persen dari tarif sebelumnya. Jika tarif sebelumnya hanya Rp3 ribu/m3, nantinya akan mencapai Rp5 ribu hingga Rp6 ribu/m3.
Dengan adanya penetapan kenaikan tarif tersebut, PDAM yakin dapat menghasilkan kondisi air yang lancar dan maksimal, sehingga masyarakat dapat menikmati air yang sehat dengan produktifitas lebih baik.
“Kami juga akui masyarakat banyak yang tidak setuju dengan akan diberlakukannya kenaikan tarif ini, karena mungkin mereka tidak paham. Tapi masyarakat yang sudah paham pasti akan setuju dengan kenaikan ini,” ujarnya.
Pemberlakukan kenaikan tarif ini, lanjut ia menjelaskan, bermaksud untuk dilakukannya pemeliharaan dan bukan semata-mata ingin mendapatkan keuntungan sepihak.
“Ini akan berdampak pada keuntungan bersama, salah satunya memiliki air yang lancar dengan kualitas baik untuk dikonsumsi masyarakat Kota Taman,” tandasnya.

