EKSPOSKALTIM, Luwu Timur, Sulsel - Peredaran Narkoba saat ini sudah sangat memprihatinkan. Tak hanya di kota besar, bahkan peredaran barang haram ini sudah menjamah masyarakat di desa yang terpencil sekalipun.
Dari itu, Kepala Desa Benteng, Andi Salahuddin bersyukur karena sejauh ini peredaran Narkoba belum menyasar ke desanya, seperti yang terjadi di beberapa desa lain di Indonesia.
Nihilnya temuan kasus Narkoba yang terjadi di Desa Benteng pada tahun 2016 kemarin, menjadi suatu bukti bahwa sosialisasi serta himbauan bahaya Narkoba yang digalakkan selama ini oleh elemen desa berhasil.
"Alhamdulillah, 2016 desa kami tercatat nihil warga yang mengedar dan mengkomsumsi Narkoba," kata Andi Salahuddin kepada Ekspostimur (Ekspos Grup), Desa Benteng, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (23/1) pagi tadi.
Menurutnya hal ini merupakan sebuah prestasi yang patut dipertahankan. Olehnya, ia bersama pihak Kantibmas, Babinsa, dan Tokoh Masyarakat akan senantiasa mengarahkan dan mengajak masyarakat untuk perang terhadap Narkoba.
"Sejauh ini kami terus melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat yang ada di desa kami, dengan menggandeng polisi, TNI dan orang-orang yang dituakan di wilayah kami," pungkasnya.(*)

