EKSPOSKALTIM, Bontang – Sungai Bontang Kuala yang dipenuhi sampah mulai dibersihkan. Jajaran Kelurahan Bontang Kuala dibantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kebersihan Umum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bhabinkamtipmas serta masyarakat, melakukan aksi gotong royong, Jumat (10/2) pagi.
Menurut Lurah Bontang Kuala Wahyuni, kegiatan ini merupakan respon atas keluhan warga beberapa hari lalu.
"Kegiatan ini sudah berjalan tiga hari, Mas. Dan untuk hari ini kami melaksanakan menyeluruh karena memang sudah dijadwalkan pada hari Jumat ini," katanya.
Dari pantauan EKSPOSKaltim di lapangan, kondisi sungai yang lebar delapan meter dan dalam lima meter ini tertumpuk sampah sehingga mengakibatkan aliran sungai tidak dapat mengalir dengan lancar.
"Bahkan kemarin kami sempat menemukan sampah kasur dan sofa yang ada di tumpukan sampah," sebut Wahyuni.
Seluruh sampah, menurut Wahyuni akan langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Setelah bersih nanti, sambungnya, masyarakat diharapkan tidak membuang sampah ke sungai agar kondisi sungai dapat terawat dan ancaman buaya tidak meneror masyarakat.
"Kalau sungai bersih kan enak juga masyarakatnya," paparnya.
Seperti diberitakan EKSPOSKaltim beberapa hari lalu, Sungai Bontang Kuala yang dipenuhi sampah dikeluhkan masyarakat.
Selain aroma tidak sedap dan dapat memicu berbagai virus penyakit, pendangkalan sungai karena sampah juga membuat buaya naik ke darat dan masuk ke rumah warga.

