PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kuliah Sambil Usaha, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 3 Juta Perbulan

Home Berita Kuliah Sambil Usaha, Pemu ...

Kuliah Sambil Usaha, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 3 Juta Perbulan
Korip, saat mengerjakan pesanan kaos di rumahnya. Sabtu (25/2). (EKSPOSKaltim/Arsyad).

EKSPOSKALTIM, BontangKuliah sambil usaha. Itulah yang saat ini dijalani Muhammad Fathun Korip. Membagi waktu untuk menuntut ilmu sembari belajar mandiri.

Saat ditemui di rumahnya di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Korip, sapaannya, sedang menyablon baju pesanan. Padahal, mahasiswa semester 7 Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi (Stitek) Bontang itu baru saja pulang kuliah.

Dengan cekatan satu persatu kaos pesanan diberi warna serta tulisan. Setelah proses sablon selesai, Ia pun harus menunggu satu sampai dua hari untuk proses pengeringan.

Baju sablon karya Korip harus dikeringkan dengan sinar matahari. Tak jarang pesanan molor diselesaikan karena cuaca.

“Supaya kualitasnya semakin bagus dan tahan lama,” ujarnya.

Berbagai kendala yang dihadapi tidak membuat Korip patah arang. Usaha kecil-kecilannya itu menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, dari usahanya Korip mampu memenuhi kebutuhan sendiri tanpa meminta kepada orangtua.

Ya, sejak 2016 lalu, Korip sudah menjalani usaha sablon kaos yang diberinya nama Kabon, Kaos Anak Bontang.Meskipun usaha sejenis sudah terbilang banyak, namun tak mematahkan semangat pemuda berkulit putih ini.

Dukungan dan semangat keluarga juga kerabatnya adalah semangat besar baginya dalam menjalankan usaha. Korip sadar, untuk menjadi pengusaha sukses dibutuhkan usaha yang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Mahasiswa jurusan Informatika ini memang ingin belajar mandiri dengan usaha yang dijalankannya. Modal usahanya pun disisihkan dari hasil tabungan yang dikumpulkan selama beberapa tahun. Modal terpenting menurutnya bukan uang, melainkan ketekunan dan keseriusan.

"Modal saya waktu itu Rp 1,5 juta dari hasil tabungan. Saya lebih memilih buka usaha sablon karena memang ada bakat desain.  Jadi saya pikir cocok,” katanya.

Korip mampu menyelesaikan 5 sampai 20 lembar pesanan setiap minggunya. Meski terbilang sedikit, namun Korip kerap kewalahan melayani orderan. Maklum, Ia belum memiliki karyawan.

Korip melayani berbagai macam jenis kaos. Seperti bahan katun yang memiliki jenis ketebalan 20 s , 24 s, dan 30s. 

“Saya sedang melengkapi peralatan supaya bisa melayani apapun pesanan pelanggan,” tuturnya.

Dari hasil kerja kerasnya, kini Korip bisa meraup omzet Rp 3 juta per bulannya. Hasil yang didapat ingin terus dikembangkan untuk membuka usaha yang lebih besar.

“Jangan mau hanya menjadi penonton. Tapi jadilah  anak muda dengan kreativitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitar,” tutupnya.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :