EKSPOSKALTIM, Bontang – HM Syirajuddin, yang telah ditarik masa jabatannya dari Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang, turun tahta menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Bontang.
Iyad, sapaan karibnya, resmi dilantik pada Jumat, (28/4) pagi tadi di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang. Meski begitu, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan keputusan didasari pertimbangan matang.
“Mutasi di lingkungan pemerintah Kota Bontang adalah hal yang sudah biasa,” kata Neni dalam sambutannya.
Menurut Neni perombakan pucuk birokrasi pemerintahan secara aturan tidak masalah. Itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 dan turunan dari Undang-Undang (UU) Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang manajemen pegawai negeri sipil.
“Usai ini kita bahas labih dalam,” sambungnya. Terkait pengabdian, kata Neni menjelaskan, sejak dirinya dilantik pada 23 Maret 2016 dan sampai saat ini 28 April 2017, Iyad sebagai Sekda Kota Bontang telah mengabdikan diri dengan baik.
“Saya atas nama Wali Kota Bontang mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini, yang telah memberikan pemikirannya, tanaga, dan mencurahkan waktunya pada kita semua” ujarnya.
Neni berharap Iyad dapat menjalankan tugas dengan baik dan dapat menyesuaikan dengan jabatan yang baru.
Saat dijumpai media ini, Iyad terbilang irit bicara. Ia mengatakan sebagai aparatur sipil negara sudah sepatutnya siap ditempatkan dimana saja. Apapun jabatan yang diberikan harus siap dijalankan.
“Saya sebagai pegawai kan sudah di sumpah, jadi harus siap di tempatkan dimana saja saya rasa itu saja sudah jelas,” kata Iyad bergegas pergi meninggalkan lokasi pelantikan.

