PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pelanggan Lebih Banyak Malam, Pengusaha Warnet Negosiasi Jam Buka

Home Berita Pelanggan Lebih Banyak Ma ...

Pelanggan Lebih Banyak Malam, Pengusaha Warnet Negosiasi Jam Buka
Puluhan Pengusaha warnet dan game online yang tergabung dalam Asosiasi Warnet Samarinda (Awasam) saat mendatangi langsung Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif untuk menuntut pembatalan pembatasan jam operasi warnet di ruangannya, Selasa (23/5). (Ekspos Kaltim/Slamet Riyadi).

EKSPOSKALTIM, Samarinda- Terbitnya surat keputusan tentang pembatasan jam operasi warnet dan game online direspons Asosiasi Warnet Samarinda (Awasam).

Puluhan pengusaha warnet dan game online itu mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Selasa (23/5) siang.

Tujuannya, para anggota Awasam menuntut toleransi atas Surat Keputusan (SK) No 733/418/100.26 yang memberlakukan pembatasan jam operasi usaha warnet dan game online menjelang Ramadan.

Pembatasan waktu operasi tersebut berdasarkan SK berlaku mulai Ramadan atau Juni mendatang. Usaha warnet dan game online nantinya hanya boleh beroperasi pagi hari dan harus tutup sekitar jam 5 sore. Lalu, akan boleh buka kembali jam 9 malam hingga maksimal pada jam 12 malam.

Atas pemberlakuan SK tersebut para pengusaha warnet dan game online merasa keberatan, karena pembatasan oprasi tersebut dirasa juga membatasi penghasilan mereka, sehingga sebagian besar memprediksi akan merugi.

"Ya kami minta malam jangan dibatasi hanya sampe jam 12 malam saja, karena penghasilan rata-rata tertinggi usaha kami di malam hari," kata Ketua Awasam Dandri Dauri.

Tidak hanya sekadar menolak, kata dia, tetapi anggota Awasam memberikan negosiasi yang meminta batas maksimal operasi warnet sampai jam 3 pagi. "Kami nego kalau bisa batas buka kami sampai sahur lah," ujarnya.

Dia juga menerangkan, malam hari bagi pengusaha warnet dan game online tidak hanya semata karena meraup rupiah. Tetapi juga seringnya perlombaan game online yang digelar malam hari. Bagi sebagian besar gamer, mengikuti kompetisi game online bertaraf internasional memberikan peluang prestasi tersendiri.

"Kadang kalau musim kompetisi game online dunia kami turunkan talenta gamer juga. Bahkan, ada yang berprestasi. Seperti salah satu perwakilan Samarinda mampu masuk dalam 3 besar kompetisi game online dunia yang diselenggarakan di Hongkong," katanya.

"Kalau di negara luar menggelar kompetisi siang, maka di Indonesia, khususnya samarinda berlangsungnya malam. Jadi tolong ini dipertimbangkan juga," tutupnya.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%100%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :