EKSPOSKALTIM, Bontang - Ujian Nasional atau Ujian Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SDI) serentak digelar hari ini, Senin (16/5/2016) di seluruh kota yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Bontang.
Suasana tenang begitu tampak di SDN 007 Guntung, Jalan Tari Gantar RT. 07, Kelurahan Guntung, Kec. Bontang Utara, saat semua peserta terlihat serius mengerjakan soal demi soal guna mendapatkan hasil terbaik.
Kepala sekolah SDN 007 Guntung, Pinta Sitorus, menjelaskan jumlah murid yang mengikuti ujian kali ini sebanyak 93 peserta yang semuanya berasal dari SDN 007 Guntung sendiri. Mereka terdiri dari 44 siswa dan 49 siswi, dimana peserta dibagi ke kedalam 5 ruang kelas dan satu sesi.
"Untuk ujian sekolah saat ini, kelulusan siswanya ditentukan oleh pihak sekolah yang tentunya memiliki standar minimal nilai untuk menentukan siswa/siswi lulus tidaknya " urainya.
Untuk soal ujian sekolah kali ini,75% soal dibuat dari provinsi dan sisanya 25% dibuat dari pusat.
“Kendala yang kita hadapi, anak-anak sekarang menganggap ujian itu biasa-biasa aja, masih santai-santai. Walau sudah kita laksanakan bimbingan belajar (bimbel) dari bulan januari dan ada progress peningkatan, tapi kita harapkan anak-anak tidak menganggap remeh hal ini" ucapnya
Menanggapi hal itu, pihak sekolah beserta guru-guru berusaha merangkul siswa/siswi untuk membimbing mereka, agar tenang dan tidak takut saat menghadapi ujian ini.
“Kita sarankan untuk anak-anak agar lebih giat belajar, kita juga lakukan doa bersama di sekolah setiap kali akan menghadapi ujian yang sama. Hal seperti ini kita lakukan setiap tahun, sebelum pelaksanaan ujian”terang Pinta.
Disisi lain, dalam menghadapi Bontang Kota Ritelasi, diakuinya SDN 007 juga sudah mensosialisasikan kepada Walikelas dan anak murid, agar lebih banyak membaca dan menulis di dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
“Saya berharap, semoga anak-anak ditahun ini lulus semua dan dan mendapatkan nilai terbaik, serta meningkat prestasinya dibanding tahun sebelumnya. Dan semoga, nantinya anak-anak bisa banyak yang masuk ke sekolah negeri”pungkasnya.

