EKSPOSKALTIM, Kukar - Operasi pencarian seorang anak buah kapal (ABK) kapal batu bara yang hilang di perairan Handil, kembali dibuka Minggu, (23/7) pagi tadi. Posko SAR terpadu di pelabuhan Kutai Lama, Anggana, Kutai Kartanegara pun didirikan guna mempermudah personel rescue menjangkau lokasi kejadian.
"Operasi pencarian hari kedua pada kondisi yang membahayakan jiwa manusia man over board (MOB) ABK KM Sembara di perairan Tambora Desa Handil dilaksanakan kembali sejak jam 07.10 pagi tadi," terang Kepala Basarnas Mujiono didampingi Kasie Ops Octavianto.
Korban hilang bernama Heri alias kopla (30) sampai sejauh ini masih belum ditemukan tim SAR gabungan. Sebelumnya warga Jalan Jakarta, Kelurahan Loa bakung Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda ini jatuh ke perairan saat sedang melakukan pengecekan batu bara di sebuah perahu tongkang.
Berita terkait: Pegangan Tangan Lepas, ABK Kapal Limbah Batu Bara Hilang di Perairan Handil
Untuk melaksanakan penyisiran di lokasi kejadian, sejauh ini pihak Basarnas telah berkoordinasi dengan unsur SAR yang terlibat, di antaranya Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP), Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Kukar, Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, dan warga setempat.
"Hari ini pencarian korban dari posko hingga menuju 1-3 nautice mile atau sekitar enam kilometer ke lokasi kejadian. Kami juga tengah mencari titik koordinat keberadaan korban terakhir," jelas Octa.

