EKSPOSKALTIM, Sangatta - Penanganan bagi korban musibah kebakaran terutama akan kebutuhan sandang, pangan dan papan menjadi atensi khusus Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur.
Sebelumnya, langkah kabinet kerja Bupati-Wabup Kutim Ismunandar, dan Kasmidi Bulang dalam menjalankan gerbong mutasi tak sia-sia.
Ismunandar, mengungkapkan jika roda perputaran mutasi merupakan penyegaran baik di kalangan kepala dinas dan jajaran agar dapat meningkatkan kinerja, inovatif dan inovasi.
Begitu juga di lingkup Dinas Sosial Kutim. Pasca dilantik dan diamanahkan selaku kepala Dinas Sosial, Jami Daik, berkomitmen untuk cepat tanggap dan langsung turun ke lokasi musibah kebakaran.
Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran sejauh ini masih menghantui Sangatta Kabupaten Kutai Timur. Beberapa titik rawan dipetakan.
Salah satu gebrakan yaitu penyaluran bantuan bagi korban kebakaran terkait akan kebutuhan pakaian, seragam sekolah, perlengkapan sekolah lainnya merupakan stok baru.
"Saya menyiapkan banyak pakaian, seragam sekolahan, peralatan sekolahan semuanya serba baru," terang Jami Daik.
Di dinas sosial yang dipimpinnya, Jami Daik tidak menerima penyaluran bantuan serba bekas.
Hal ini guna memperhatikan faktor kesehatan. "Jangan sampai malah bantuan berupa pakaian bekas nantinya menimbulkan bakteri penyakit (kurang higienis) bagi penerimanya, malah-malah bisa menjadi cemohaan masyarakat juga," tegasnya.
Menyetok bantuan serba baru itu bertujuan untuk memanusiakan sesama manusia, ujar Jami. "Para korban sudah tertimpa musibah maka sangat dibutuhkan uluran tangan terutama dalam memenuhi kebutuhan akan pakaian," sambungnya.
Tersedianya stok bantuan serba baru yang digagas dan diprogramkan Dinas Sosial, tentunya dapat memotivasi Dinas Sosial lainnya untuk melakukan hal serupa.
Dari pengamatan di lapangan, tenda-tenda posko bantuan kebakaran daerah masih banyak panitia posko bantuan yang memperkenankan pakaian bekas disalurkan oleh para korban musibah kebakaran.
Diharapkan pola pola penerimaan bantuan bagi korban yang terkena musibah kebakaran dapat dibenahi dan lebih ditingkatkan lagi.

