EKPOSKALTIM, Bontang - Fenomena naiknya harga ayam potong disetiap bulan ramadhan, sudah dapat diprediksi oleh para pedagang maupun pembeli. Tak ayal kenaikan harga ayam potong tersebut, tak menyurutkan jumlah pembeli yang semakin ramai di bulan ramadhan ini.
Pedagang ayam potong di Pasar Seng, Darwis, mengatakan harga ayam tidak ditimbang perkilo, melainkan dari besar kecilnya ukuran ayam.
“Harga ayam potong tidak dipatok sama rata harganya, tetapi harga sesuai berdasarkan ukurannya. Ayam yang berukuran besar saat ini saya jual Rp 42 ribu perekor, dan ukuran sedang Rp 37 ribu, sedangkan ukuran kecil Rp 22 ribu per ekor,” kata Darwis, saat ditemui dilapak jualannya, Jalan MH Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (11/7/2016).
Darwis menambahkan, kendati harga ayam potong sedang naik saat ini,namun jumlah ayam yang terjual dalam sehari lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya,
"Pembeli banyak yang mencari ayam potong, jadi pasti habisnya," tuturnya.
Pada hari biasa, lanjut Darwis menambahkan, biasanya ia berjualan mulai pukul 15.00 wita hingga menjelang magrib. Tetapi pada bulan ramadhan, ia mengaku tidak sampai magrib sudah pulang karena dagangannya telah ludes terjual.
“Biasanya dalam sehari saat bulan biasa, saya hanya menjual 50 ekor ayam potong dengan berbagai ukuran. Tetapi saat bulan puasa seperti ini, lebih ramai mencapai 80 ekor perhari, bahkan kurang dari sehari sudah habis terjual,” terangnya.

