EKSPOSKALTIM, Tenggarong- Plt Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Marli, menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honor di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintahan Kukar, selama pelaksanaan Erau digelar, untuk menggunakan pakaian Adat Kutai seperti Miskat atau baju Cina.
Hal tersebut dikatakannya saat memimpin pemantapan pelaksanaan International Folk Art Festival (EIFAF) 2016 di Aula Kantor Bappeda Tenggarong Kamis (18/8/2016).
“Saya kembali mengingatkan seluruh Kepala SKPD untuk memerintahkan staf dibawahnya agar menggunakan pakai adat Kutai, selama EIFAF berlangsung, “ kata Marli.
Ia juga berharap dukungan seluruh SKPD untuk dapat memeriahkan event EIFAF, dengan menghadiri rangkaian pagelaran yang dilaksanakan, seperti kegiatan Bapelas yang berlangsung di Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura, serta penampilan seni dipangung-panggung seni yang telah ditentukan.
“Salah satu dukungan SKPD, adalah dengan menghadiri rangkaian kegiatan yang telah dibuat. Jika kepala SKPDnya tidak dapat hadir, minimal ada perwakilannya,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga meminta agar masing–masing kelompok kerja, dapat meningkatkan kerjasama dan selalu berkoordinasi dengan baik. Dengan memahami penuh akan tugas dan fungsinya masing–masing, sehingga agenda rutin tahunan ini dapat berjalan lancar, baik, dan sukses.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar Sri Wahyuni melaporkan terkait pelaksanaan event EIFAF 2016. Dalam laporannya, pelaksanan EIFAF 2016 telah siap 100 persen.
Sekedar diketahui, ada 9 negara yang akan terlibat dalam event EIFAF 2016, yang terbagi dalam 10 group dengan jumlah peserta 218 orang. Adapun 9 negara tersebut yaitu Amerika Serikat (Idaho), Lithuania, Estonia, Bulgaria, Kanada, Polandia, Rumania, Rusia dan Taiwan. (humas kukar)

