PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Balikpapan Jadi Kota Pertama, UMKM Kini Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal dalam Sehari

Home Berita Balikpapan Jadi Kota Pert ...

Ribuan pelaku UMKM di Balikpapan kini tak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus legalitas usaha. Dalam satu lokasi, mereka bisa mengurus NIB, sertifikat halal, izin edar, HAKI, hingga mengakses pembiayaan dan pasar digital yang disiapkan pemerintah


Balikpapan Jadi Kota Pertama, UMKM Kini Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal dalam Sehari
Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro 2026 yang digelar di BSCC Dome, Rabu (17/6/2026). (Foto : Eksposkaltim/Erik)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kementerian UMKM memilih Balikpapan sebagai lokasi perdana Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro 2026 yang digelar di BSCC Dome, Rabu (17/6/2026). Acara yang dibuka langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman ini menghadirkan layanan pengurusan legalitas usaha secara langsung di tempat bagi ribuan pelaku UMKM.

Dalam festival ini, pelaku UMKM dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas pendampingan legalitas, di antaranya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal untuk produk usaha mikro, serta Surat Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT) dan izin edar bagi pelaku usaha pangan rumahan.

Selain itu tersedia layanan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merek usaha, serta program SNI Bina UMK yang memfasilitasi standardisasi produk usaha mikro dan kecil. Festival ini juga membuka layanan konsultasi permodalan, asuransi usaha, BPJS Ketenagakerjaan, bantuan hukum, hingga pemasaran digital.

Sapa UMKM, Satu Aplikasi untuk Semua Layanan

Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah pengenalan aplikasi Sapa UMKM yang diluncurkan Kementerian UMKM. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, Heruressandy Setya Kusuma, menjelaskan aplikasi ini dirancang sebagai ekosistem transformasi digital terpadu.

"Ini merupakan ekosistem transformasi digital yang membantu UMKM untuk mengakses berbagai layanan dalam satu aplikasi," kata Heru.

Melalui Sapa UMKM, pelaku usaha dapat mengakses layanan sertifikasi, penjualan, pembiayaan, dan kebutuhan lain yang terhubung dengan berbagai pihak lintas sektor.
"Peran pusat membantu UMKM di daerah cepat terangkat dan terkoneksi dengan lintas sektor usaha di Indonesia," ungkapnya.

1.200 UMKM Berpartisipasi, Dapat Diskon E-commerce 50 Persen

DKUMKMP Balikpapan melibatkan 1.200 UMKM yang sudah terdaftar dalam Sapa UMKM untuk berpartisipasi dalam rangkaian festival ini. Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian UMKM memberikan potongan harga 50 persen untuk layanan e-commerce melalui Tokopedia dan TikTok Shop bagi UMKM yang terdaftar dalam Sapa UMKM.

"Kalau transaksi dipermudah, target omzet penjualan secara online akan semakin besar," kata Heru.

Ia optimistis program ini dapat terus berjalan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM Balikpapan. "Targetnya mereka bisa mendapat segala fasilitas yang ada di Sapa UMKM," imbuhnya.

Saat ini tercatat ada sekitar 127.000 UMKM di Balikpapan. Pemerintah pusat mendorong agar
lebih banyak pelaku usaha bergabung ke dalam Sapa UMKM, di mana sistem akan melakukan seleksi bagi UMKM yang ingin meningkatkan skala usahanya. "Platform-nya sudah gratis, tinggal masuk untuk mendapatkan layanan," tutur Heru.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan simbolis sejumlah fasilitas legalitas dan perlindungan usaha bagi UMKM, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), SP-PIRT, izin edar, dan sertifikat halal.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :