EKSPOSKALTIM, Bontang - Seorang pria berumur 46 tahun bernama Nur Choliq, terus berjuang untuk sembuh dari penyakit gula yang dideritanya. Setelah dioperasi dibagian lutut, pria ini kembali akan menjalani operasi kedua di bagian telapak kaki kanan, karena terjadi pembengkakan hingga mengeluarkan aroma tak sedap.
Sahabat Nur, Ainur Rofiq mengatakan, hingga saat ini sahabatnya tersebut hanya mengandalkan biaya berobat melalui BPJS. Sebab, sejak menjadi warga Kota Taman pada 2 tahun silam, ia hanya berprofesi sebagai pekerja serabutan.
Sementara istri Nur Choliq sendiri, Dwi, hanya bekerja sebagai babysitter (jasa perawat bayi). Terlebih, mereka harus membiayai sekolah anak semata wayangnya yang mulai duduk dibangku Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).
“Di Bontang mereka juga mereka gak punya sanak family, jadi ia ditampung di bengkel kakak saya pak. Karena jangankan buat bayar kontrakan, makan aja mereka susah,” beber Ainur, Senin (19/9).
Diimbuhkan Ainur, sekarang ini Nur Choliq membutuhkan biaya cukup besar untuk berobat. Olehnya itu, ia bersama keluarga besarnya patungan untuk membantu meringankan beban Nur Choliq, meskipun nilainya tak seberapa (ala kadarnya).
“Kami juga menguruskan BPJS Nur karena hanya kami yang dijadikan keluarga dia disini. Maka dari itu, saya mencoba membicarakan kepada keluarga besar saya untuk patungan semampu kami, masing-masing untuk sedikit menutupi biaya pengobatan sahabat saya ini. Rencananya kalau jadi, Selasa ia di operasi,” tuturnya.
Sebagai seorang sahabat, besar harapan Ainur agar Nur Choliq sembuh dari penyakitnya. Ia pun berharap ada uluran tangan dari orang-orang yang peduli dengan kondisi Nur Choliq, guna meringankan beban hidupnya akan biaya pengobatan.
“Sebagai sahabat yang menginginkan kesembuhannya, saya berharap ada orang dermawan yang mau membantu meringankan beban keluarganya. Paling tidak bisa menutupi biaya pengobatan Nur,”harapnya. (*)


