EKSPOSKALTIM, Bontang- Bontang Honda Owners (BHO) Kota Bontang merupakan salah satu komunitas anak muda yang memiliki kecintaan terhadap motor jenis honda, namun memiliki perbedaan dengan pecinta motor lainnya karena kecintaan mereka tertuju pada motor tua Honda tahun 1970- an.
Ketua Komunitas BHO Saipul menceritakan awal mula ia dan temannya membentuk komunitas ini sejak 03 Maret 2013 lalu. Dirinya beserta temannya yang memiliki kecintaan terhadap motor klasik, secara tidak sengaja bertemu dengan orang yang memiliki hobi yang sama juga, dan seiring berjalan waktu bertemu dengan beberapa teman yang juga cinta terhadap motor klasik. Atas dasar itu, mereka sepakat membentuk sebuah komintas yang sebelumnya bernama Bontang Osean (BONTO).
“Awalnya ada seorang teman yang suka sama motor klasik, tetapi saat ini dia tidak hadir. Terus berjalan waktu, beberapa orang teman yang lain juga suka, dan tertarik ingin memiliki motor klasik. Awalnya berjumlah 5 orang, dan saya anggota terakhir yang tergabung. Kita saling sharing dan berfikir untuk membuat badan yang resmi yaitu komunitas BONTO,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, kata Saipul, BONTO kemudian merubah nama menjadi BHO yang sekarang memiliki anggota yang berjumlah 17 orang, dengan berbagai motor klasik mereka miliki dari Honda C50,C70, hingga C90.
“Alhamdulillah, untuk anggota yang terkumpul sekarang berjumlah 17 orang, tetapi baru 11 orang yang memiliki motor, anggota yang lain masih dalam tahap penggarapan untuk dirakit. Dalam anggota kami kebanyakan motor yang mereka miliki adalah Honda C70,” terangnya saat ditemui dilokasi, Jalan Piere Tendean, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kamis malam (19/5/2016).
Soal perawatan, Saipul menjelaskan perawatan motor klasik ini terbilang susah-susah gampang, kendala yang paling utama menurutnya adalah suku cadang yang tidak diproduksi lagi.
“Kesan saya, dalam mengurus motor klasik ini susah gampang sih mas. Tetapi kalau sudah cinta, susahnya nggak terasa. Kendalanya, biasa dari suku cadang yang sulit di dapat,, tetapi tidak perlu takut untuk memiliki motor klasik ini karena suku cadang kita bisa cari dari anggota sesama pecinta motor klasik dari luar kota,” celetuknya.

