EKSPOSKALTIM.COM- Jika melihat langit, Kamis (9/3/2017) siang ini, matahari nampak dikelilingi cincin pelangi.
Fenomena ini disebut karena pembelokan cahaya matahari oleh partikel uap air di atmosfer yang biasanya terjadi pada musim hujan.
Pantulan cahaya ini yang menyebabkan terlihat sebagai cincin pelangi yang mengelilingi matahari. Hanya saja, warna tersebut tidak selengkap warna pada pelangi.
Istilah lain dari cincin disebut halo yang berasal dari bahasa Yunani Kuno artinya lingkaran bulan.
Selama hujan banyak uap air naik ke atmosfer hingga mencapai lapisan troposfer dengan ketinggian lebih kurang 10-40 kilometer. Akibatnya, terjadilah suhu yang sangat dingin di lapisan troposfer, yaitu sekitar minus 30-40 derajat celsius.
Pada saat inilah, uap air di lapisan troposfer tersebut berfungsi sebagai kaca yang dapat memantulkan cahaya matahari.
Cincin matahari biasanya terjadi pada siang hari atau saat posisi matahari berada tepat di atas bumi. Sudut yang tegak lurus membuat warna yang terbiaskan tidak selengkap pada pelangi di sore hari yang terjadi dengan sudut tertentu.

