PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Di Bontang, 162 Tenaga Medis Ikut Pelatihan Advanced Cardiac Life Support

Home Berita Di Bontang, 162 Tenaga Me ...

Di Bontang, 162 Tenaga Medis Ikut Pelatihan Advanced Cardiac Life Support
Sejumlah dokter dan perawat foto bersama dalam kegiatan Pelatihan ACSL yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bontang, di Hotel Oak Tree, Kelurahan Belimbing, Bontang Utara, Jum'at (16/9). EKSPOSKALTIM/ NIRWANA

EKSPOSKALTIM, Bontang – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bontang menggelar Pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) tahun 2016 yang diikuti 162 peserta, terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Perawat.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dimulai dari Jumat 16 September hingga Minggu 18 September 2016 esok. Acara pembukaan pelatihan ACLS ini berlangsung  di Hotel Oak Tree, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Bontang Utara, Jum'at (16/9) pagi kemarin.

Hadir dalam acara pembukaan antara lain Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang Indriati As’ad, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bontang Suhardi, jajaran Direktur Rumah Sakit Kota Bontang, dan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini.

Kepala Dinkes Kota Bontang Indriati As’ad mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh IDI Cabang Bontang ini. Karena menurutnya, pelatihan ACLS atau pelatihan bantuan hidup jantung tingkat lanjut ini sangat penting dan banyak memberi manfaat.

"Atas nama Pemkot Bontang, saya berterima kasih kepada saudara-saudara yang telah membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat Kota Bontang,” ujar Indriati dalam sambutannya.

Indriati menambahkan, semoga dengan kegiatan ini peserta dapat menggali informasi serta ilmu pengetahuan yang sebanyak-banyaknya. Pun memahami tentang keterampilan ACLS dan seluk beluknya.

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki nantinya, tentunya diharapkan dapat bermanfaat untuk menolong seseorang yang mengalami penyakit tersebut secara tiba-tiba.

Apalagi kata dia, semua orang berpotensi terserang penyakit jantung secara tiba-tiba. Olehnya itu, penting seorang dokter memahami cara memberikan pertolongan pertama kepada seseorang yang mengalami hal tersebut.

“Henti jantung, renjatan (syok), dan gagal jantung akut juga dapat terjadi kepada siapa saja. Dengan pengetahuan yang kita miliki, sewaktu-sewaktu kita dapat memberikan pertolongan pertama agar tidak terjadi akibat yang lebih fatal," ujar Indriati .

Indriati pun menegaskan kepada seluruh peserta pelatihan ACLS untuk dapat memberikan dukungan dan perhatian yang tinggi terhadap upaya-upaya pelayanan kesehatan, program-program peningkatan derajat kesehatan, dan program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan yang menjadi salah satu visi Kota Bontang yaitu Smart City.

"Kegiatan ini juga merupakan upaya untuk menciptakan Kota Bontang sebagai Kota Smart City melalui SDM di Bidang kesehatan," tegasnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :