Untuk mewujudkan Pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bontang yang lebih baik, pemerintah akan merangkul dan menjalin kerjasama dengan organisasi masyarakat manapun, termasuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bontang yang selama ini telah menjadi mitra Pemerintah dalam membangunan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase saat menghadiri sekaligus mengukuhkan jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPM Kota Bontang priode 2016-2021, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Sabtu (12/11) akhir pekan lalu.
Menurut Basri Rase, LPM adalah mitra kerja pemerintah Kota Bontang, mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan. Selain itu, LPM Kota Bontang telah membantu pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga serta menyalurkan aspirasi masyarakat dan menumbuhkembangkan semangat kesetiakawanan sosial dalam membantu ketahanan masyarakat sebagai ketahanan sosial.
“Atas nama pemerintah Kota Bontang saya mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPD LPM Kota Bontang priode 2016-2021. Kami berharap pengurus DPD LPM ini langsung bereaksi sebagai mana peran dan fungsinya sebagai media atau menjembatani antara kepentingan masyarakat dengan pemerintah dan pihak-pihak lain. Sekali lagi, saya tegaskan bahwa LPM harus menjadi ujung tombak pemerintah, sehingga pembangunan di Bontang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, akan tetapi juga ada partisipasi masyarakat,” terang Basri.
Lebih lanjut Basri Rase menyatakan, sejauh ini keberadaan LPM di Kota Bontang sangat bermanfaat khususnya dalam mengawal aspirasi dan masukan masyarakat, untuk pembangunan fasilitas-fasilitas serta kebutuhan dasar masyarakat yang di susun mulai dari rembug warga di tiap RT, hingga ketingkat Musrembang tingkat kota.
“Tentunya sinergi yang baik ini harus terus dipelihara, dengan demikian pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah bisa benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat. Dan saya yakin, seluruh masyarakat Kota Bontang akan mempercayakan aspirasi mereka ke LPM, karena LPM ini adalah organisasi yang didalam strukturnya merupakan masyarakat Kota Bontang juga,” ungkapnya.
Senada, Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni dalam presentasinya meminta agar LPM benar-benar menjadi lembaga yang memperdayakan masyarakat. Dikatakan, Visi dan Misi Pemerintah Kota Bontang telah disinergikan dengan Visi dan Misi Pemerintah Pusat, di mana salah satu fokus pembangunan dilaksanakan di sektor maritim, mengingat Republik Indonesia dan Kota Bontang sama-sama memiliki luas wilayah 70 persen lautan.
“Jadi untuk mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kota Bontang ini dibutuhkan keterlibatan LPM. Maka dari itu, program kerja LPM ini harus sinergi dan selaras dengan Program Pemerintah Kota Bontang, sehingga pembangunan di Kota Bontang bisa semakin lebih baik,” terangnya.
Sementara, Ketua DPD LPM Kota Bontang Amran mewakili seluruh pengurus LPM Kota Bontang berjanji akan melaksanakan peran dan fungsinya, khususnya dalam mendorong Kota Bontang sebagai Kota Maritim berkebudyaan Industri, yang bertumpu pada kualitas SDM dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat, serta akan turut pula mewujukan Bontang sebagai Smart City, Green City serta Creative City.
"LPM ini adalah lembaga independen non partisan dan tidak melakukan kegiatan politik praktis, dan kami akan memegang teguh hal tersebut. Kami akan terus bekerja sesuai peran dan fungsi kami untuk membangun Kota Taman yang kita cintai ini,” tuturnya.

