EKSPOSKALTIM, Bontang - Kelangkaan gas LPG 3 Kg yang terjadi pasca Iduladha lalu mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.
Rabu 06 September 2017 pagi, Wali Kota Bontang melakukan operasi pasar di dua lokasi yakni di pasar loktuan Bontang Utara dan di masjid Alhijrah Tanjung Laut.
Operasi pasar tersebut dilaksanakan sampai 7 september 2017. Lebih dari 3000 tabung gas di distribusikan di dua lokasi tersebut.
Video: Berdesak-desakan demi Gas LPG 3Kg Seorang Ibu Pingsan
Dikatakan Neni, dirinya mengetahui adanya kelangkaan gas LPG setelah menerima pesan pendek dari masyarakat.
Mendapat informasi tersebut wali kota langsung meminta bantuan tambahan stok ke PT pertamina di Balikpapan.
“Begitu saya dapat kabar itu saya langsung kontak pihak Pertamina Balikpapan," jelasnya.
Dari komunikasi tersebut, Ketua DPD Golkar Bontang ini berhasil mendatangkan 3.000 lebih LPG melon ke Kota Taman. Rinciannya 2.200 lebih dulu, kemudian1.000 sesudahnya.
Diterangkan, Neni LPG 3 Kg peruntukannya untuk masyarakat miskin. Menurut Neni, kelangkaan terjadi diduga karena adanya masyarakat golongan mampu yang turut menggunakan gas LPG 3 Kg.
Video: Gas LPG 3 Kg Langka, Wali Kota Bontang Gelar Operasi Pasar
Kuota 16 ribu tabung yang dimiliki Kota Taman saat ini, dua kali lebih besar dibanding 8.000 RTM yang ada di Kota Bontang. “Harusnya kuota saat ini lebih dari cukup,” ungkapnya.
Selain itu ia meminta seluruh warga Bontang dan para agen, agar menaati ketentuan pembelian LPG melon bagi RTM dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 18 ribu per tabung.
"Golongan lain bisa menggunakan tabung 5,5 dan 12 kilogram." ujarnya. (adv)

