EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mendukung adanya kegiatan gowes yang digelar di Kota Bontang yang diikuti para goweser dari berbagai penjuru Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal itu disampaikannya saat melepas ribuan ribuan goweser yang berasal dari berbagai daerah di Kaltim, di Lapangan MTQ, Jalan Parikesit, Kecamatan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (7/7/2019) pagi.
Neni menilai, kegiatan gowes bukan hanya sebagai ajang kumpul semata antar goweser se-Kaltim. Lebih dari itu, sejatinya terjadi perputaran ekonomi, hotel, dan penginapan di Bontang banyak dipesan goweser luar Kota Taman.
Sementara di lokasi acara, terdapat penjual merchandise, makanan, dan minuman, juga memanfaatkan momen itu untuk meraup rezeki.
Sehingga seluruh pihak, baik penyelenggara kegiatan (Komunitas Adem Ayem), peserta, Pemkot, dan pelaku usaha memperoleh manfaat darinya.
Tak banyak disampaikan Wali Kota Neni pada kesempatan itu. Lantaran ia mesti bertolak ke Jakarta, dan terbang ke Kolombia, Amerika Latin menghadiri konferensi internasional.
"Maaf saya tidak bisa lama. Atas nama Pemkot Bontang. Saya ucapkan terima kasih kepada Adem Ayem telah menyelenggarakan event ini. Juga selama datang bagi seluruh goweser yang terlibat dalam kegiatan ini," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Adem Ayem, Ali Murdoko menuturkan. Ini merupakan ajang temu perdana bagi seluruh goweser se-Kaltim. Terdapat 1.360 goweser terlibat, yang mana mereka berasal dari 60 klub sepeda.
Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini sederhana. Yakni menjaga tali silaturahmi antar goweser se-Kaltim. Khususnya goweser asal Kota Taman.
Selain itu, melalui kegiatan ini. Komunitas Adem Ayem ingin semakin memperkenalkan Kota Bontang. Yang beken dengan keindahan dan kerapian tata kotanya. Kepada goweser luar kota.
Kemudian untuk teknis kegiatan. Dijelaskan, kegiatan ini dihelat satu hari. Yang dipusatkan di Lapangan MTQ Parikesit, Bontang Baru. Rute dimulai di Lapangan MTQ, dan goweser mulai mengayuhkan pedal sepeda pukul 07.00 Wita.
Dari sana, untuk goweser on road, mereka diarahkan menuju RS Taman Husada, kemudian kembali ke MTQ Parikesit. Sementara untuk goweser off road, dari Parikesit mereka diarahkan ke Gor PKT, melintasi hutan di sekitar area itu. Kemudian berakhir di Parikesit.
Mengingat ini perdana dihelat, namun antusiasme peserta amat tinggi. Panitia berecana menjadikan temu goweser ini sebagai agenda rutin. Yang dihelat setidaknya setahun sekali.
"Insha Allah kami agendakan setahun sekali, mbak," tandas Ali Murdoko.(adv)

