EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Pembangunan konstruksi turap sungai di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang yang panjangnya mencapai 800 meter, terhambat oleh bangunan milik warga di bantaran sungai.
Dari itu Pemkot Bontang menggandeng Kodim 0908 Bontang untuk melancarkan kegiatan normalisasi sungai di kelurahan tersebut.
Untuk itu, pelibatan TNI diharapkan bisa memuluskan langkah pemerintah dalam pengerjaan proyek ini. Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang, Karel mengatakan pemerintah telah menyusun agenda program karya bakti. Program ini melibatkan unsur TNI dalam pelaksanaannya. Kehadiran TNI dalam kegiatan pekerjaan pemerintah sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) misalnya, sudah dilakukan untuk pekerjaan penurapan di sejumalh titik sungai Bontang.
“Kita koordinasi nanti dengan Kodim 0908 untuk kegiatan di Sungai Guntung ,” ujar Karel.
Karel menjelaskan, kondisi Sungai di Guntung kurang ideal menampung debit air dalam volume banyak. Ada penyempitan di beberapa titik serta pendangkalan badan sungai. Akibatnya, saat debit air meningkat, sungai tidak mampu menampung air dan akhirnya meluap ke pemukiman warga sekitarnya. Rencananya, pelibatan TNI bakal dikerahkan dalam agenda normalisasi pengerukan dan pembangunan turap. Para TNI Bontang telah membuktikan mampu bekerja dengan hasil memuaskan selama ini.
Karel menambahkan, di samping itu Pemkot Bontang melakukan pendekatan kepada masyarakat yang menghuni rumah di bantaran sungai. Pemerintah menawarkan bangunam Rusunawa Guntung sebagai lokasi sementara mereka. Kedepan, Pemkot bakal mendirikan bangunan Rusunawa Pribadi (Rusunami) bagi para Kepala Keluarga eks relokasi.Wali Kota Bontang Neni Moeraniaeni, mengatakan Pemkot terusa berupaya maksimal untuk meminimalisir dampak banjir di Kota Taman. Itu sebabnya dia meminta kepada seluruh elemen untuk mendukung program tersebut.
"Bukan hanya pemerintah, semua elemen harus ikut terlibat. Walaupun memang tidak mudah untuk membangun kesadaran itu, tapi kita mulai secara perlahan," kata Neni.(adv)

