EKSPOSKALTIM, Nunukan - Memasuki hari ke tujuh, tak sedikit pun jejak rimba Rafik diketemukan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara resmi menutup pencarian korban hilang di Sungai Pampam Kecil, perbatasan Sebaung, Kaltara, itu Rabu (8/11).
“Setelah berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat dan berkomunikasi dengan Keluarga korban, operasi SAR dinyatakan ditutup, dengan hasil korban (Rafik) dinyatakan nihil,” kata Kasi Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto kepada media.
Namun, tambah Octa, tidak menutup kemungkinan pencarian warga Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, itu akan kembali dibuka. “Operasi SAR dapat kembali dibuka jika ada ditemukan tanda-tanda korban,” tambahnya.
Baca juga: Jenazah Pemancing Tersangkut di Jala Rumput Laut
Diketahui, pria 35 tahun itu hilang di Sungai Pampam Kecil saat mandi sore usai mencari kayu, pada Selasa (31/10). Dari pengakuan teman Rafik yang melihat peristiwa naas itu, mengaku, melihat Rafik timbul tenggelam sebelum menghilang diseret arus sungai.
“Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong dan melihat korban timbul tenggelam sampai tiga kali sebelum menghilang,” tutur Octa.
Kemudian teman Rafik itu melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga Rafik. Keluarga korban kemudian melaporkan ke Polsek Sebatik dan Pos SAR Nunukan untuk ditindak lanjuti.
VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1
ekspos tv

