EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebelum mengalami kecelakaan, Suryadi (13) atau SI menghindari kejaran polisi yang sedang membubarkan muda-mudi yang lagi nongkrong di depan SPBU Tanjung Laut, Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (12/6/2016) dini hari tadi. Karena takut tertangkap dan motornya diboyong ke kantor polisi, Suryadi pun langsung menggeber motornya untuk menghindari petugas hingga kecelakaan itu pun tak dapat terelakkan.
Dari informasi yang dihimpun tim Eksposkaltim, saat kejadian Suryadi sedang berboncengan dengan temannya David yang lari tunggang langgang karena dibubarkan oleh polisi ke arah Gunung Sari.
Sesampainya di Bontang Baru, tepatnya di depan kapsulan RS Amalia, Suryadi pun memutar arah menuju simpang 4 lampu merah, yang disana sudah ada mobil honda mobilio plat nomor KT 1276 yang sedang melintas. Tak ayal, mobil milik Suwardi anggota Komisi 2 DPRD Bontang itu pun langsung dihajar dari samping oleh motor yang ditunggangi Suryadi.
Akibat kecelakaan tersebut, Suryadi langsung dilarikan ke RS Amalia untuk diberi pertolongan medis. Setelah mendapat pertolongang medis, diketahui ia mengalami patah kaki dipaha sebelah kanan atas, dan sobek pada dagu sepanjang 8 jahitan.
Selang 1 jam setelah kejadian, Masdaliah (Ibu Suryadi) datang menjenguk anaknya di rumah sakit sembari menggendong adik Suryadi yang masih kecil. Kepada Eksposkaltim, Masdaliah mengatakan jika ia sudah melarang anaknya (Suryadi,red) untuk tidak keluar rumah, namun peringatan sang bunda tetap tak diindahkan Suryadi. Menurutnya, sang anak tergoda ajakan temannya untuk keluar rumah saat waktunya sahur.
"Udah dilarang, dimarahin masih aja keluar rumah, baru ikut-ikut temannya," katanya sembari menangis, melihat sang anak yang terbaring.
Dari pantauan tim Eksposkaltim, kondisi David teman Suryadi yang diboncengnya saat kejadian tersebut nampak baik-baik saja, tidak mengalami cidera layaknya Suryadi.

