Bontang, EKSPOSKALTIM - Inspektur Daerah Kota Bontang, Enik Ruswati, menerima Penghargaan Anggaraksa Dharma 2025, apresiasi nasional bagi Inspektorat berkinerja terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Inspektorat Daerah, Rabu (9/10) di Jakarta.
Capaian tersebut disebut menegaskan komitmen Enik dalam memperkuat pengawasan, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang bersih di Kota Bontang. “Penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pengawasan di daerah,” ujarnya.
Bontang menjadi salah satu dari dua kota di Kalimantan Timur yang meraih penghargaan ini, bersama Kota Balikpapan.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyebut capaian tersebut sejalan dengan upaya Pemprov Kaltim memperkuat peran Inspektorat sebagai aparat pengawasan intern pemerintah (APIP). “Inspektorat harus diberi ruang untuk memeriksa dan mengidentifikasi penyimpangan agar pengawasan anggaran lebih efektif,” katanya dalam keterangan di Samarinda.
Ia menambahkan, kekuatan APIP menjadi kunci dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan. “Keleluasaan APIP harus dijaga agar hasil pengawasan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menegaskan pentingnya peran APIP dalam mencegah pelanggaran dan memperkuat sistem pengawasan daerah. “Kalau APIP-nya kuat, pelanggaran bisa ditekan. Ia menjadi sistem peringatan dini agar program berjalan efisien dan bebas masalah hukum,” katanya.
Rakornas yang berlangsung 8–9 Oktober di Jakarta itu diikuti lebih dari 900 peserta dari seluruh Indonesia. Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga diisi dengan peluncuran aplikasi Siswaskeudes dan penandatanganan MoU penguatan APIP antara Kemendagri dan BPKP.
Prestasi ini menjadi catatan penting bagi Kota Bontang dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih.

