Kabupaten Berau membuka jalur transportasi air baru menuju daerah di provinsi tetangga Kalimantan Utara di tengah lonjakan arus mudik Lebaran.
EKSPOSKALTIM, Berau - Kabupaten Berau membuka layanan transportasi air baru yang menghubungkan Tanjung Redeb, Tanjung Batu, hingga Tarakan menggunakan moda speedboat. Jalur ini disiapkan untuk mendukung arus mudik Lebaran sekaligus kebutuhan mobilitas masyarakat umum.
Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan rute tersebut merupakan jalur pelayaran baru yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melalui armada Speedboat SB Sadewa Sri Eva.
“Ini merupakan rute pelayaran baru yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dan Kaltara,” ujarnya di Tanjung Redeb, Kamis (19/3).
Trayek yang melintasi tiga titik ini diyakini memperkuat kawasan segitiga ekonomi, yakni Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan dan jasa di Berau, Tanjung Batu sebagai kawasan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta Tarakan sebagai kota industri dan jasa di Kalimantan Utara.
Pelayaran perdana jalur sungai–laut–sungai ini dilakukan pada Selasa (17/3) di Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb. Pada saat yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jasa Raharja dan Sadewa Grup untuk mendukung keamanan serta jaminan layanan bagi penumpang.
Menurut Said, kehadiran rute ini menjadi alternatif transportasi laut yang memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat Berau dan Tarakan.
“Bukan hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga membuka peluang investasi, pariwisata, hingga mempererat hubungan sosial dan budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan layanan ini juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses berobat ke Tarakan, perjalanan mudik dan balik Lebaran, hingga kebutuhan mobilitas lainnya.
Armada Speedboat SB Sadewa Sri Eva memiliki kapasitas 62 penumpang, dilengkapi empat mesin berkekuatan masing-masing 250 PK, serta tercatat dengan nomor GT 20 No.7/IIv.
Berdasarkan jadwal, keberangkatan dari Tarakan dilayani setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 11.00 Wita. Sementara dari Tanjung Redeb berangkat setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 09.00 Wita.
Untuk tarif, rute Tarakan–Tanjung Redeb atau sebaliknya dikenakan Rp370 ribu per orang, sedangkan rute Tarakan–Tanjung Batu sebesar Rp280 ribu per orang.


