EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Ada yang menarik saat operasi yustisi penumpang KM Lambelu yang berangkat dari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, sandar di Pelabuhan Semayang, Kamis (6/7) pukul 16.00 Wita.
Satu dari 113 penumpang yang terjaring razia adalah Komika Arie Kriting. Komika Stand Up Comedy yang memiliki nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki ini manut mengikuti instruksi petugas yang memintanya duduk di meja untuk didata.
Kepada wartawan, Ari mengaku cukup kaget karena tidak pernah menemukan hal seperti ini. Tetapi ia maklum jika razia yang dilakukan bagi pendatang sudah memang menjadi aturan yang harus dijalankan.
“Ya, kita gak tahu sih peraturannya ya. Cuma pendataan biasa sih tadi. Lagian saya kesini juga cuma jadi tamu bukan mau tinggal di Balikpapan. Menghadiri acara pernikahan sepupu saja,” katanya.
Ari menilai hal ini dilakukan bukan untuk mempersulit melainkan menciptakan rasa aman dan melindungi masyarakat. Terlebih dengan situasi dewasa ini kewaspadaan terhadap orang baru memang harus lebih ditingkatkan.
“Belakangan kan ancaman keamanan agak lumayan menyeramkan ya. Balikpapan kan sebagai salah satu kota dengan predikat nyaman huni. Mungkin ini salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan itu,” kata Ari.
Arie berlayar bersama enam orang keluarganya akan berada di Kota Minyak selama dua hari menghadiri hajatan sepupunya. “Kalau ditanya kenapa naik kapal, ya saya emang suka. Kalau naik pesawat itu cuma untuk mempersingkat waktu. Kalau boleh kemana-mana naik kapal saya pilih naik kapal. Ya, tapi ini sekalian juga sih sama keluarga yang memang maunya naik kapal,” tutupnya.

