EKSPOSKALTIM, Bontang- Wakil rakyat meminta PT Indominco Mandiri (IMM) menyikapi bijak rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan warga, Selasa (29/9) besok.
Baca: Besok, Warga Nyerakat Gelar Unjuk Rasa
Terkait polemik pasca penutupan jalan hauling, Ketua Komisi I Agus Haris memandang perlu PT IMM memperlakukan sama antara warga dengan para kontraktor yang dapat melintasi jalur itu.
Dari dua kali RDP yang difasilitasi pihaknya, ia mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama warga dalam mencari nafkah.
“Jangan menutup ruang bagi warga yang melintasi jalur hauling. Kalau mau dilihat dari sisi sosialnya, harusnya perusahaan bisa pikirkan itu,” ucapnya kepada awak Media, Senin (18/9).
Politikus Gerindra ini mendesak agar perusahaan memikirkan ulang kebijakan mereka. Menurutnya PT IMM harus menyediakan opsi yang diberikan kepada warga agar tetap bisa melintasi jalur tersebut.
Baca juga: Soal Izin Melintas di Jalur Hauling, DPRD Bontang Kedepankan Musyawarah
Ia menjelaskan, hadirnya perusahaan di tengah-tengah masyarakat harusnya mampu memberi angin sejuk. Hubungan humanis dan harmonis mestinya terbangun.
Seiring dengan tumbuh kembangnya perusahaan tersebut, kehidupan masyarakat sekitar juga bisa lebih baik, begitu kata Agus.
“Itu yang harus dipikirkan. Warga sekitar pengen hidup juga. Saya meminta ke PT IMM jangan sampai masyarakat jadi korban. Mereka ini murni warga kita juga. Tidak ada hubungannya dengan kontraktor,” ungkapnya.
Kepada pihak perusahaan yang sudah puluhan tahun beroperasi ini, opsi yang diajukan warga, kata Agus harus dipertimbangkan. Seperti melintas di waktu-waktu tertentu dengan pengawasan dan standar keselamatan yang maksimal.
"Kalau perlu kesehatan para sopir pengangkut batu ini dicek secara berkala untuk menghindari adanya insiden, yang penting bagaimana caranya supaya aktivitas perusahaan tidak terganggu, muatan yang merek bawa juga lebih ringan daripada batu bara," jelasnya.
Sejauh ini pihaknya tetap bersikukuh kebijakan penutupan jalan bukanlah keputusan yang cocok selagi belum ada solusi atas penghidupan masyarakat sekitar. (adv)

