PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Inkubasi, PT Pupuk Kaltim Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

Home Berita Melalui Pelatihan Kewirau ...

Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Inkubasi, PT Pupuk Kaltim Peduli Anak Berkebutuhan Khusus
PT Pupuk Kaltim (PKT) dengan menggandeng Wied Collection, mitra binaan perusahaan, dan Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda menggelar pelatihan keirwausahaan dan inkubasi,

EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebanyak 25 anak berkebutuhan khusus (ABK) mengikuti pelatihan handicraft di Gedung Inkubator Bisnis, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Senin (11/9).

Pelatihan merupakan inisiasi dari PT Pupuk Kaltim (PKT) dengan menggandeng Wied Collection, mitra binaan perusahaan sebagai instruktur, dan Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda.

Mayoritas dari mereka yang mengikuti pelatihan ialah penyandang tuna rungu, tuna grahita (kurang dapat memahami), tuna daksa, dan autis. 

Meski demikian, PKT melihat, mereka ebagai anak luar biasa yang memerlukan bantuan perhatian khusus dari segi pendidikan yang disesuasikan dengan masing-masing potensi mereka. 

Melalui program Corporate Social Responbility (CSR) pelatihan digagas selama 11-20 September.

"Program inkubator bisnis merupakan program unggulan CSR kami yang terus dikembangkan dalam upaya meningkatkan kualitas dari ABK di Bontang melalui inkubasi kewirausahaan. Tujuannya, untuk mempersiapkan masa depan ABK kelak menjadi seorang entrepreneur yang sukses dan mampu memberdayakan lingkungannya," ungkap General Manager Umum PT PKT Nur Sahid.

Dalam pelatihan, para ABK antusias mengikuti panduan dari instruktur yang berpengalaman di bidang handicraft, yakni Eko Widji Rahayu. 

"Mereka semua berpengalaman dalam mengajar ABK," sambung Nur Sahid. 

Pada pembinaan ABK ini terdapat empat fase yang dijalankan dalam inkubator bisnis lewat sustainable entrepreneurship program atau yang biasa dikenal 'P4 SEP'. Yaitu pelatihan, pemagangan, penempatan kerja, dan pendampingan wirausaha.

Peserta dengan bekal keterampilan usaha yang telah dimiliki diharapkan dapat melahirkan usaha baru yang dapar berkolaborasi dengan program inkubator bisnis.

Lahirnya seorang entrepreneur ABK adalah tujuan utama dari program ini, setelah seluruh tahapan inkubasi diselesaikan. 

"Para pesera pelatihan semoga siap menjadi pengusaha tanggung yang istimewa yang dapat menciptakan pengusaha pengusaha yang mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan industri di Bontang," sambungnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat serta Dinas Pendidikan Bontang.

Dengan banyaknya pelatihan yang diberikan, Head of Inkubator Bisnis Anggi Goenadi mengatakan, para ABK akan semakin mengenal dunia kerja nyata.

"Sebelum terjun ke dunia kerja mereka lebih dulu akan di-assessment secara psikologis," jelasnya. 

Berkat pendampingan yang berkesinambungan, perlu diketahui saat ini sudah empat 3 ABK terjun langsung berwiraswasta. Mereka adalah Rizki Erfanda, Agus, dan Joy. Bisnis jasa pembuatan wallpaper, event organizer (EO), cuci motor sablon digeluti mereka.

"Pagi latihan, siang pemagangan, selama ini mereka sudah merasakan intensif dari hasil magang tersebut untuk menghidupi keluarganya," jelas pria bertubuh tambun ini. 

Senada, Rizky Erfanda yang sudah empat tahun berkecimpung di Inbis, mengatakan banyak pengalaman yang didapat dalam dunia kerja.

Rizki Erfanda (kiri) dan Head of Inkubator Bisnis Anggi Goena di gerai usaha milik Inkubator Bisnis (Inbis) Permata Bunda.

Melalui isyarat jari maupun gerakan tubuh, sesekali ia mencoba menjelaskan ke awak media. Dibantu Anggi, ia menjelaskan jika hasil pemagangan di bidang penyablonan dapat menghidupi adik dan ibunya yang kini tidak berdaya lantaran sakit ginjal.

"Banyak yang saya dapat di sini sejak lulus sekolah. Saya memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan ini karena saya memiliki keyakinan jika saya bisa," ujarnya meyakinkan.

Dalam waktu dekat, pemuda yang memiliki keahlian bela diri jujitsu ini bertekad mandiri dengan mendirikan sebuah toko penyablonan. (Adv) 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :