EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebagai Putri Daerah dan Duta HIV Kota Bontang, Dewi Wulandari memiliki tanggung jawab besar untuk mensosialisasikan bahaya penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV / AIDS) tersebut kepada masyarakat.
"Kami Duta HIV menjelaskan kepada masyarakat Bontang tentang bahaya penyakit HIV, melalui kegiatan seperti penyuluhan dan sosialisasi HIV ke Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bontang,” kata Dewi, saat ditemui dikediamannya, Jalan Pelabuhan Gang Biawak 2, Tanjung Laut Indah Kecamatan Bontang Selatan, Jum’at (24/6/2016).
Kepada Eksposkaltim, Dewi menjelaskan beberapa tahapan jika seseorang terjangkit virus HIV dan kemudian berkembangan menjadi AIDS. ”Penderitanya akan mengalami berbagai gangguan kesehatan dari tingkatan ringin sampai berat. Biasanya butuh waktu lama dari adanya suatu perubahan status HIV menjadi AIDS. Namun pada dasarnya, masih belum bisa dipastikan kapan hal itu terjadi bagi setiap penderita,” paparnya.
Guna menanggulangi penyebaran penyakit HIV/AIDS ini dimasyarakat, ia beserta Duta HIV lainnya sering bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang untuk mengadakan seminar HIV/AIDS.
“Kami juga lakukan kegiatan saat hari AIDS sedunia, dengan turun ke medan jalan membagikan stiker dan pin anti AIDS,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perannya sebagai Duta HIV membantu pemerintah Kota Bontang dalam memberikan informasi bahaya penyakit ini kepada teman-teman sebaya, dan khususnya teman-teman pelajar yang masih duduk di bangku sekolah.
“Agar para generasi muda Kota Bontang terhindar dari penyebaran virus HIV.Untuk saat ini, ada 80 orang yang menjadi Duta HIV Kota Bontang,” tandasnya

