PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Motif Penembakan Maut Pengusaha di THM Samarinda: Dendam Lama Berbalut Narkoba

Home Berita Motif Penembakan Maut Pen ...

Motif Penembakan Maut Pengusaha di THM Samarinda: Dendam Lama Berbalut Narkoba
Kapolda Kaltim Irjen Endar memimpin konferensi pers penangkapan sembilan tersangka kasus penembakan maut di THM Samarinda. Foto: Detik

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Misteri penembakan maut yang menggegerkan salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Imam Bonjol, Samarinda, akhirnya terungkap. Polisi menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Menariknya, polisi mengategorikan penembakan maut ini sebagai pembunuhan berencana. Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyebut motif para pelaku diduga kuat dilandasi dendam pribadi.

“Motifnya adalah balas dendam. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut saat penyidikan tuntas,” ujar Irjen Endar dalam konferensi pers di Polsek Samarinda Seberang, Senin (5/5/), didampingi Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, dikutip dari Prokal.co.

Korban yang diketahui berinisial DIP, seorang pengusaha, ditembak empat kali ketika hendak masuk ke mobil usai menjemput istrinya dari dalam THM. Kejadian berlangsung cepat sekitar pukul 04.00 WITA, Minggu dini hari (4/5), di area gerbang THM.

“Pelaku menunggu korban keluar. Begitu korban berjalan ke arah mobil, pelaku langsung melepaskan tembakan,” jelas Kapolda.

Hasil autopsi menunjukkan, peluru bersarang di bagian dada, perut kanan, dan punggung korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan sembilan tersangka yang memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut. Mereka antara lain FA yang berperan sebagai pengawas aksi, IJ sebagai eksekutor penembakan, serta LA, SU, SA, WL, AR, dan WA yang membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan eksekusi.

Selain pelaku polisi juga mengamankan barang bukti senjatapi api laras pendek, beberapa butir amnuisi aktif. Kemudian lima butir selongsong, 2 butir proyektil di TKP dan 3 di tubuh korban.

"Kami indikasi masalah ini terkait narkoba, tapi karena pelaku baru ditangkap kami minta waktu untuk mengembangkan," jelas mantan penyidik KPK ini. 

Kronologis

Sebelumnya, kejadian ini membuat heboh warga sekitar. Seorang saksi mata, AG, mengatakan melihat pelaku mengenakan atribut ojek online dan mengendarai sepeda motor hitam-putih. Ia tampak mondar-mandir sebelum akhirnya mendekati korban dan menembaknya dari atas motor, lalu kabur ke arah Jalan Ahmad Dahlan.

"Dia bolak-balik, kayak lagi mantau. Begitu korban keluar dan mau masuk mobil, pelaku langsung memepet dan tembak empat kali. Tembakan kelima diarahkan ke udara. Orang-orang langsung lari," tutur AG.

Korban yang tersungkur dalam kondisi kritis sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga, namun nyawanya tak tertolong.

Petugas di lapangan menemukan dua proyektil di sekitar lokasi, sementara tiga peluru lainnya bersarang di tubuh korban. Penyelidikan awal menyebutkan pelaku kemungkinan menggunakan senjata api rakitan dengan kaliber 8–9 mm.

Kapolda Kaltim memastikan pihaknya terus mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan. “Kami akan kejar semua yang terlibat. Ini aksi terencana, dan pelakunya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Irjen Endar.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :